Dorong Percepatan Pembentukan Herd Immunity, PSI Kota Bandung Gelar Vaksinasi Covid-19

DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung gelar vaksinasi gratis di gedung Bandung Convention center, Jalan Soekarno Hatta, Minggu (29/8/2021).

DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung gelar vaksinasi gratis di gedung Bandung Convention center, Jalan Soekarno Hatta, Minggu (29/8/2021).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung gelar vaksinasi gratis untuk anak usia 12 tahun ke atas, dan untuk usia 18 tahun ke atas. Vaksinasi digelar di gedung Bandung Convention center, Jalan Soekarno Hatta, Minggu (29/8/2021).


“Untuk anak usia 12 tahun plus, kami siapkan vaksin sinovac, sementara untuk yang 18 tahun plus kami siapkan vaksin jenis astrazeneca,” ujar Ketua DPD PSI Kota Bandung, Yoel Yosafat.

Yoel mengatakan, untuk ketersediaan vaksin jenis sinovac ini gampang-gampang susah. Kemungkinan hal ini terjadi lantaran sedang banyak yang meminati vaksin jenis ini. Sedangkan untuk vaksin jenis astrazeneca cenderung mudah dicari.

“Sekarang kan sedang mengejar pembelajaran tatap muka. Jadi vaksin sinovac banyak dicari, karena memang untuk anak usia 12 tahun plus,” paparnya.

Terlebih, lanjut Yoel, sekarang kesadaran warga Kota Bandung untuk mendapatkan vaksin sudah lebih tinggi. Sehingga antrean lebih banyak.

“Kalau kemarin-kemarin, kan warga tidak mau divaksin. Sekarang malah mencari di mana ada vaksin,”

Target Kota Bandung sendiri vaksin 2,1 warganya. Sedangkan sekarang baru tercapai sekitar 1,1 warga yang sudah mendapatkan vaksin.

“Untuk mencapai herd immunity, harus mencapai 70 persen warga yang divaksin,” tuturnya.

Ditemui di tempat yang sama, Sekretaris DPD PSI Kota Bandung, Alexander Ricky mengatakan harapannya, agar upaya PSI memvaksin warga Kota Bandung bisa segera mencapai herd impunity, agar kondisi bisa kembali seperti semula.

Alexander mengatakan, ini merupakan program pertama bagi DPD PSI Kota Bandung dan menargetkan 1.000 warga yang divaksin.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kita bisa menggelar acara serupa,” harapnya.

Alexander memastikan, tidak ada hak istimewa untuk kader PSI. Semua mendapatkan hak yang sama, asal sudah mengisi formulir melalui link.

“Kalau ada kader yang terlambat mengisi formulir lalu tidak kebagian vaksin, itu sih resiko mereka. Tidak ada fasilitas khusus untuk kader,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang siswa SMP 40, Balqis Zenia Putri mengatakan, dirinya dengan kesadaran sendiri mau divaksin.

“Ini kan untuk kesehatan dan kebaikan. Jadi saya mau divaksin,” terangnya.

Balqis sendiri memilih untuk belajar tatap muka dibandingkan harus belajar daring.

“Mudah-mudahan bisa segera belajar tatap muka, kalau sudah vaksin,” harapnya.

Sementara itu, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna mengaku, banyak mitra yang mengajukan permohonan untuk bisa menggelar kegiatan vaksinasi massal. Namun, Pemkot Bandung tidak serta merta menyetujuinya karena harus melihat ketersediaan vaksin.

“Mitra banyak, tapi harus ada garansi vaksinnya dulu. Banyak yang mengajukan apakah itu dari partai atau kelompok masyarakat, kita juga enggak lihat mereka dari mananya karena kita bersinergi. Ya, tapi kita harus jamin vaksinnya dulu,” ungkap Ema.

Kata Ema, terlebih dahulu harus mengajukan vaksin pada pemerintah pusat. Setelah bisa dipastikan ketersediaan vaksinnya, kegiatan vaksinasi massal yang diajukan kelompok masyarakat bisa digelar.
“Vaksin ini harus diajulkan dulu, karena kita bukan yang memproduksinya,” pungkasnya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds