Sebelum PTM, Menteri Nadiem Minta Mahasiswa Lakukan Vaksinasi Covid-19

POJOKBANDUNG.com- Pemerintah mengizinkan dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada kawasan yang berada di PPKM level 1 sampai 3.


Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya gap learning loss yang semakin melebar.

Sebab di masa pandemi ini, banyak dari para pelajar, termasuk mahasiswa yang tidak maksimal dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Oleh karenanya, opsi PTM pun dibuka oleh pemerintah.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim pun mengingatkan, bagi mahasiswa yang hendak mengikuti pembelajaran secara langsung untuk setidaknya mendapatkan vaksin terlebih dahulu.

“Bagi mereka yg belum divaksin tolong segera mencari informasi dan mendaftarkan diri untuk coba vaksin,” jelas dia dalam webinar Efektivitas Pendidikan Tinggi dengan PTM Terbatas dan Bantuan UKT Kuliah, Jumat (27/8).

Bagi mahasiswa yang sudah divaksin, ia meminta agar mereka melakukan edukasi kepada yang belum vaksin. Ini merupakan upaya untuk meminimalisir terjadinya klaster baru di dalam kampus.

“Kalau yang sudah (vaksinasi), sebarkan pentingnya vaksin dan tetap menjaga protokol kesehatan. Ini kita butuh penggerak-penggerak mahasiswa agar semua berpartisipasi dalam program vaksin pemerintah,” ungkapnya.

Selain itu, diharapkan juga agar mahasiswa memperdalam literasinya. Artinya, tidak langsung percaya pada informasi yang beredar, sebab belum tentu keasliannya bisa dipertanggungjawabkan.

“Menurut saya penyampaian dan informasi yang benar ini juga penting, tolong manfaatkan media sosial utnuk menyebarkan berita yang benar. Jadi ujung-ujungnya saya menekankan ini tergantung komitmen mahasiswa,” tandas Nadiem. (jawapos)

Loading...

loading...

Feeds