PSK di Bandung Ditusuk 65 Kali Hingga Tewas, Mayatnya Dibuang ke Sungai

Pelaku pembunuhan PSK di Bandung/Istimewa

Pelaku pembunuhan PSK di Bandung/Istimewa

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Iqbal Rahmat (22) ditangkap polisi atas kasus pembunuhan seseorang yang diduga pekerja seks komersial (PSK) berinisial SS (20).


Iqbal tega membunuh korban dengan menusuknya sebanyak 65 kali. Oleh Ikbal yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka, jenazah korban pun bahkan dibuang ke sungai.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung menjelaskan, peristiwa pembunuhan itu terjadi di kediaman Iqbal di kawasan Rancasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, Kamis (12/8) dini hari lalu.

Aswin mengungkapkan, kasus itu bermula ketika Iqbal memesan jasa SS melalui aplikasi pesan instan MiChat. Korban pun mendatangi kediaman tersangka. Saat tiba di rumahnya, mereka disebut sempat bersitegang.

“Tersangka tidak bisa berhubungan intim, maka korban meminta uang ganti Rp100 ribu, terjadi cekcok antara tersangka dengan korban, kemudian terjadilah penusukan berkali-kali oleh tersangka terhadap korban di TKP,” kata Aswin kepada wartawan, Jumat (27/8).

“(Penusukan) 65 kali, (masing-masing) 45 (tusukan) di depan, 20 (tusukan) di belakang (tubuh korban),” Aswin melanjutkan.

Setelah mengalami luka tusukan yang parah, korban meninggal dunia. Berdasarkan keterangan kepolisian, sekitar pukul 18.30 WIB tersangka lalu membawa jenazah korban menggunakan gerobak pasir untuk kemudian dibuang ke sungai.

“Kemudian pukul 18.30 WIB, tersangka membawa korban menggunakan gerobak pasir yang ada di depan rumah tersangka ke sungai Cidurian, enggak jauh dari rumah tersangka, dan tersangka mendorong dan memasukkan korban ke sungai,” jelas Aswin.

Dilaporkan, jasad korban yang sempat hanyut di sungai, akhirnya ditemukan warga pada 16 Agustus 2021 pagi. Setelah penyelidikan rampung, Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung bersama Jajaran Polsek Rancasari akhirnya bisa mengamankan tersangka di Ciamis.

Tersangka dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha untuk melarikan diri.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami apakah pembunuhan yang dilakukan tersangka ini masuk kategori direncanakan atau tidak. Sejauh ini beberapa barang bukti yang sudah diamankan berupa pisau.

“Kita akan dalami lagi apakah ini direncakan, atau tidak, ya mohon waktu, sekarang tidak bisa disimpulkan dulu,” pungkasnya.

(muh)

Loading...

loading...

Feeds