Sepi Pengunjung, 5 Mal di Bandung Terancam Dijual

ILUSTRASI: Pengunjung di dampingin petugas saat akan mensecen Barcord untuk masuk kawasan Mall di Paris Van Java Mal, Kota Bandung, Rabu (11/8/2021). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

ILUSTRASI: Pengunjung di dampingin petugas saat akan mensecen Barcord untuk masuk kawasan Mall di Paris Van Java Mal, Kota Bandung, Rabu (11/8/2021). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG– Dampak PPKM, sejumlah mal di Kota Bandung terancam dijual karena sepi pengunjung.


Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Kota Bandung mengungkap ada sekitar 5 mal di Bandung yang terancam dijual.

Salah satu mal yang dijual adalah Mal Ujung Berung Town Square (Ubertos) yang belakangan ramai di media sosial akan dijual. Serupa dengan Ubertos, APPBI menyebut 4 mal lainnya yang belum disebutkan secara rinci juga direncanakan akan dijual.

“Kalau terdata sih ada beberapa, jadi hidup segan, mati nggak mau gitu, kira-kira ada 5 mal (yang mau dijual). Ini yang mesti pemerintah perlu mulai pikirkan,” kata Ketua APPBI Kota Bandung, Handiyanto, Rabu (25/8).

Menurut Handiyanto, sejauh ini meski relaksasi telah diberikan bagi mal, tapi pengunjung masih belum meningkat secara signifikan. Padahal mal di Bandung oleh pemerintah sudah diizinkan beroperasi dengan kapasitas pengunjung 50 persen.

“Ya dikasih 50% (kapasitas mal) juga masih lesu ini. Kita sudah buka 3 minggu, cuma masih sekitar 10-15% angka kunjungannya. Kalau di mal yang saya kelola BTC di Pasteur kunjungannya di bawah 10%,” terangnya.

Ia katakan, minimnya pengunjung yang datang ke mal disebabkan belum dibukanya area bermain atau tempat hiburan. Pasalnya, orang-orang yang mau berkunjung ke mal itu bukan hanya untuk berbelanja, tapi juga mendapatkan hiburan.

“Kita sudah terima kasih ya sudah dikasih 50% juga kapasitas mal dan Bandung sudah di level 3. Tapi kita minta gak banyak, kita minta yang tempat hiburan juga turut dibuka. Karena mal kan bukan hanya untuk belanja, tapi ada untuk hiburan juga,” ungkapnya.

Karena bila tempat hiburan di mal, seperti area bermain anak, area bermain remaja, bioskop, sudah kembali beroperasi, maka turut menyerap kembali tenaga kerja yang sempat dirumahkan.

“Contohnya di bioskop itu biasanya punya 30 orang pegawai, kalau bioskop tutup itu 30 orang hilang, sekarang di Bandung ada berapa mal mungkin sekarang ratusan pekerja bioskop juga menganggur,” imbuhnya.

Ia pun memastikan, sejauh ini protokol kesehatan telah dilakukan secara ketat di seluruh mal di Bandung sesuai anjuran pemerintah. Selain itu, mayoritas pekerja mal pun telah mengikuti vaksinasi Covid-19 meski baru sebatas dosis pertama.

“Mungkin pekan ini di Bandung Raya sih semua pekerja mal bakal sudah divaksin, kemarin masih ada sisa 6 ribu pekerja (yang belum), tapi akhir-akhir ini mereka banyak yang mandiri, karena ada aturan dari pemerintah mal harus divaksinasi,” tandasnya.

(fid)

Loading...

loading...

Feeds

3,42 Juta Guru Sudah Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis 1

POJOKBANDUNG.com- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyampaikan, vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) akan dipercepat. Target …

Tips Memilih Laptop Acer untuk Aktifitas

POJOKBANDUNG.com – Laptop Acer bisa menjadi pilihan alternatif terbaik untuk kebutuhan Anda dalam bekerja maupun hal lainnya. Tentunya, sebelum membeli …