Kemenag KBB Setop Cetak Kartu Nikah Fisik, Ganti ke Digital

Ilustrasi/Foto: Indopos

Ilustrasi/Foto: Indopos

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG- Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berhenti mencetak kartu nikah fisik, menyusul akan adanya penerapan kartu nikah digital untuk calon pengantin sesuai kebijakan pemerintah pusat.


Kepala Kemenag Kab. Bandung Barat (KBB), Ahmad Sanukri mengatakan dengan diberlakukannya kartu nikah digital, maka pencetak bisa dilakukan secara mandiri oleh pengantin.

“Jadi kartu nikahnya dicetak masing-masing, nanti link-nya akan diberikan Kantor Urusan Agama (KUA) pada masing-masing kecamatan,” kata Ahmad Sanukri, Rabu (25/8).

Diketahui, kebijakan menerbitkan kartu nikah digital sebagai pengganti kartu nikah fisik tersebut sesuai Surat Ditjen Bimas Islam bernomor B-2361/Dt.III.II/PW.01/07/2021 terkait penggunaan kartu nikah digital.

Di Bandung Barat sendiri, meski pencetakan kartu nikah fisik telah disetop, penerapan kartu nikah digital baru diberlakukan setelah Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah) Kemenag KBB terkoneksi dengan Simkah Ditjen Bimas Islam.

“Karena kartu nikah digital itu pada prinsipnya menggunakan aplikasi jadi harus terkoneksi dengan pusat. Kalau sudah terkoneksi baru kita akan launching,” katanya.

Untuk mendapatkan kartu nikah itu, calon pengantin harus mengisi formulir pendaftaran nikah melalui Simkah Web di www.simkah.kemenag.go.id, kemudian mengisi data dengan lengkap seperti nomor telepon dan alamat email yang masih aktif.

Apabila pengantin telah selesai melakukan akad nikah, kartu nikah digital akan dikirim lewat email dan nomor WhatsApp yang telah didaftarkan melalui Simkah dalam bentuk tautan atau Link.

“Jadi nanti cetak sendiri, bukan dicetak oleh kita. Kemarin-kemarin kita masih ada stok untuk kartu nikah fisik di KUA karena dulu ada  pengadaan, tapi sekarang sudah tidak ada pengadaan,” ucapnya.

Atas hal tersebut, lanjut Ahmad, pihaknya menerbitkan kartu nikah digital dengan menyediakan link karena pihaknya juga tidak mendapat droping untuk formulir kartu nikah tersebut dari Kemenag pusat.

“Kalau dulu di droping tapi tidak lama, hanya beberapa bulan, jadi sekarang stok (kartu nikah fisik) sudah tidak ada lagi,” tandas Ahmad. (kro)

Loading...

loading...

Feeds

Pengunjung Mal di Kota Bandung Masih Sepi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah menyampaikan, kunjungan masyarakat ke mal di Kota Bandung masih landai. Meski …

3,42 Juta Guru Sudah Terima Vaksinasi Covid-19 Dosis 1

POJOKBANDUNG.com- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyampaikan, vaksinasi Covid-19 untuk pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) akan dipercepat. Target …

Tips Memilih Laptop Acer untuk Aktifitas

POJOKBANDUNG.com – Laptop Acer bisa menjadi pilihan alternatif terbaik untuk kebutuhan Anda dalam bekerja maupun hal lainnya. Tentunya, sebelum membeli …