Begini Proses Vaksinasi Massal Dosis 1 di Masjid Terapung Al-Jabbar di Hari Ketiga

ILUSTRASI: Salah seorang peserta sedang divaksin Covid-19 di Sentra Vaksinasi Masjid Al-Jabbar, Rabu (25/8/2021).

ILUSTRASI: Salah seorang peserta sedang divaksin Covid-19 di Sentra Vaksinasi Masjid Al-Jabbar, Rabu (25/8/2021).

Kata Atika, selama pelaksanaan vaksinasi semua berjalan dengan lancar dan kondusif. Mulai dari proses pendaftaran, pendataan peserta, skrining kesehatan, observasi hingga pelaksanaan vaksinasi, sampai pendataan KIPI semua berjalan sesuai prosedur.


“Alhamdulillah acara lancar, tidak ada kendala. Mudah-mudahan dengan cara divaksin ini, Indonesia bisa bebas korona dan bisa menurunkan angka kematian serta angka kasus positif Covid-19,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di kompleks Masjid Al-Jabbar bisa berjalan dengan baik tentunya berkat dukungan dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Dewan Ketahanan Nasional, Pemerintah Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan stakeholder terkait.

“Semoga kedepannya sentra vaksinasi bisa diperluas, baik di Jabar maupun di level nasional,” terangnya.

Baca Juga: Akselerasi Gelar PTM, Kota Bandung Minta Tambahan Vaksin untuk Siswa

Dalam kesempatan yang sama, salah seorang Vaksinator, Opik Abdul Ropik mengungkapkan, selama pelaksanaan vaksinasi dihari ketiga, mulai dari proses kedatangan, pendataan, pemeriksaan kesehatan hingga vaksinasi berjalan lancar tanpa ada kendala.

“Sejak vaksinasi dibuka pukul 07.30 WIB hingga 15.00 WIB, semua berjalan dengan tertib. Semoga vaksinasi Covid-19 ini bisa terselenggaran dengan baik sampai selesai,” ujarnya.

Salah seorang tenaga kesehatan (nakes) sedang melakukan pendataan terhadap peserta, Rabu (25/8/2021)

Gerakan Vaksinasi Covid-19 di Masjid Terapung Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung dibuka oleh Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) Republik Indonesia, Laksdya TNI Harjo Susmoro, Senin (23/8/2021).

Baca Juga: Percepat Pembentukan Herd Immunity di Jabar, Gebyar Vaksinasi Sasar 461 Ribu Warga

Laksdya TNI Harjo Susmoro menegaskan, kegiatan vaksinasi bertujuan mendorong akselerasi dan percepatan program vaksinasi nasional yang diselenggarakan pemerintah.

Wantannas memilih Jawa Barat karena target pencapain di provinsi tersebut masih 21,9 persen sementara pencapaian nasional 27 persen. Padahal target pemerintah adalah tercapainya vaksinasi 80 persen hingga Desember 2021.

Baca Juga: Nadiem: Vaksinasi Tidak Jadi Kriteria Utama PTM Terbatas

Harjo mengungkapkan, masalah ini bukan hanya terjadi di Jawa Barat tapi juga di beberapa daerah lain. Ia menyebut, masalah utamanya adalah terkait proporsionalitas pembagian vaksin yang tidak sesuai.

“Masalah kurangnya jumlah stok vaksin akan kita catat dan kita laporkan ke Presiden. Kami akan memberikan masukan strategis bagaimana vaksin seharusnya terdistribusi dengan baik ke masyarakat,” ucap Laksdya TNI Harjo Susmoro.

Masyarakat yang belum mendapatkan jatah vaksin di Sentra Vaksinasi Masjid Al-Jabbar bisa mendapatkannya di titik-titik vaksinasi yang telah tersedia terutama di wilayah Bandung dan Jawa Barat. Secara keseluruhan Wantannas menargetkan vaksinasi sebanyak 650.000 orang di wilayah Jawa Barat.

(dbs)

Loading...

loading...

Feeds

Seribu Masyarakat Adat Baduy Divaksin Covid-19

RADARBANDUNG.id- PEMERINTAH terus meningkatkan program vaksinasi Covid-19. Termasuk kepada kelompok masyarakat adat. Seperti vaksinasi Covid-19 untuk seribu masyarakat adat di …

Mars pun ”Pindah” ke Gurun Israel

POJOKBANDUNG.com- BAGAIMANA rasanya tinggal di Planet Mars? Enam astronot asal Austria, Jerman, Israel, Belanda, Portugal, dan Spanyol ini mungkin bisa …