4.600 Liter Tuak dan 8.900 Obat Keras Dimusnahkan, Pemilik Barang Disanksi

DIMUSNAHKAN: Sejumlah petugas tengah melakukan pemusnahan terhadap minuman beralkohol di sekitaran kantor Satpol PP Kabupaten Bandung. (FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

DIMUSNAHKAN: Sejumlah petugas tengah melakukan pemusnahan terhadap minuman beralkohol di sekitaran kantor Satpol PP Kabupaten Bandung. (FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung musnahkan ribuan liter tuak hingga obat-obatan keras, Selasa (24/8/2021).


Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan, ribuan botol miras dan obat-obatan keras itu merupakan hasil kegiatan operasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung pada periode Januari sampai Juli 2021.

“Semoga ini menjadi perhatian bagi para pedagang dan pengedar miras serta obat-obat keras,” ujar Bupati usai kegiatan pemusnahan minuman beralkohol di Soreang.

Baca Juga: 5.000 Pelamar CPNS Pemkab Bandung Ajukan Sanggah

Dadang menyebut, di Kabupaten Bandung memang masih ada kegiatan penyebaran minuman beralkohol dan obat keras. Ia akan mensupport kegiatan pengamanan dan penggeledahan demi terciptanya kondusifitas.

“Semoga menjadi suatu upaya pencegahan dini dan pada akhirnya Kabupaten Bandung zero minuman beralkohol,” harap Bupati.

Baca Juga: Lestarikan Budaya, Pengusaha Milenial Asal Kabupaten Bandung Ini Kombinasikan Aksara Sunda di Atas Kain Batik

Berdasarkan data, ada 5.002 botol minuman beralkohol, 4.600 liter tuak dan 8.900 obat-obatan keras. Berdasarkan perda, pelanggar akan diberikan sanksi berupa tindak pidana ringan (tipiring).

(fik)

Loading...

loading...

Feeds