Potensi Cukai Palsu di Kabupaten Bandung Dinilai Rendah

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Potensi peredaran cukai palsu di Kabupaten Bandung dinilai rendah. Hal itu diungkapkan, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Pemerintahan Kabupaten Bandung, Marlan. Menurutnya, di Kabupaten Bandung tidak ada perusahaan rokok yang berdiri. Sehingga, potensi cukai palsu itu kecil.


“Kalau tembakau banyak, tapi mereka tidak membuat rokok, disini hanya dirajah kemudian menjadi bahan baku dan itu dijual ke tempat lain,” ujar Marlan saat wawancara di Soreang, beberapa waktu yang lalu.

Menurut Marlan, jika ditemukan pemalsuan terhadap cukai maka penindakannya akan dilakukan oleh tim. Namun, Marlan menyakini, di Kabupaten Bandung ini selama beberapa tahun jarang ditemukan kegiatan pemalsuan cukai.

“Di dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) itu sudah ada kode ring anggaran, sehingga untuk kegiatan penindakan dan lainya itu ada di Sekretariat Daerah (Sekda) dan sebagian ada di Diperindag dan itu tidak bisa ke pindah ke yang lain, apalagi saat ini kita menggunakan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD),” tutur Marlan.

Kegiatan pengawasan terhadap cukai, ungkap Marlan, melalui kegiatan sosialisasi di media dan juga terjun langsung ke lapangan, seperti pasar. Kegiatan penindakan cukai palsu, lanjut Marlan, merupakan salah satu yang wajib dilakukan.

“Karena kalau tidak dilakukan itu nanti daerah kena sanksi dipotong 15 persen dari pagu yang diterima,” pungkas Marlan.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds