Ratusan Santri di Rancaekek Disuntik Vaksin Covid-19

Seorang santri tengah menerima suntikan vaksin Covid 19 pada Gebyar Vaksin Pesantren Persis 24 Rancaekek

Seorang santri tengah menerima suntikan vaksin Covid 19 pada Gebyar Vaksin Pesantren Persis 24 Rancaekek

POJOKBANDUNG.com, RANCAEKEK– Ratusan santri di Rancaekek, Kabupaten Bandung mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dalam rangka persiapan kegiatan belajar tatap muka.


Ketua Pelaksana Gebyar Vaksin Pesantren Persis 24 Rancaekek, Arief Hadillah mengatakan berdasarkan hasil pendaftaran online, ada sekitar 511 orang yang akan mengikuti kegiatan vaksinasi Covid 19. Ia katakan, jumlah tersebut terdiri dari santri dan orangtua santri.

“Ini dalam rangka mempersiapkan diri untuk pertemuan tatap muka,” ujar Arief di Rancaekek, Rabu (18/8).

Dengan adanya kegiatan pemberian vaksin Covid-19 secara massal pada kalangan santri, Arief berharap belajar tatap muka bisa terselenggara.

Pasalnya sudah 2 tahun lamanya, kegiatan belajar mengajar secara daring dengan berbagai kendalanya.

“Memang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) itu sudah menjadi keharusan. Karena tingkat stres anak dan orang tua itu semakin tinggi, kemudian target pembelajaran menjadi kendor kalau dilakukan online,” tutur Arief.

Sementara itu, Ketua Satgas COVID-19 Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Soni Ramdhani menambahkan gebyar vaksinasi ini bukan hanya untuk santri atau jamaah Persis saja, tetapi juga untuk masyarakat luar yang ingin mendapatkan vaksinasi Covid 19.

“Kuotanya kan terbatas dari setiap tempat, sehingga tidak terlalu banyak, mungkin di seluruh kota, 25 persen dari masyarakat sekitar,” kata Sony.

Menurut Sony, jumlah pesantren di Persis itu ada 324 dengan jumlah santrinya minimal 300 orang. Adapun jumlah vaksin yang sudah disebar itu sebanyak 5 ribuan.

Selain program vaksinasi Covid 19, ada juga program untuk warga yang tengah menjalani isolasi mandiri seperti memberi sembako, masker, handsinitizer.

“Kemudian bila ada yang meninggal, beberapa tim juga memandikan jenazah yang khusus untuk memandikan itu. Dan untuk memperluas itu kami juga akan ada pelatihan memandikan jenazah medis secara medis,” pungkasnya. (fik)

Loading...

loading...

Feeds