Dapat Remisi, 3 Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas II A Bandung Bebas

MENERIMA : Sejumlah warga binaan Lapas Narkotika Kelas II A Bandung mendapatkan remisi pada Hari Ulang Tahun (HUT) RI Ke-76. (ist)

MENERIMA : Sejumlah warga binaan Lapas Narkotika Kelas II A Bandung mendapatkan remisi pada Hari Ulang Tahun (HUT) RI Ke-76. (ist)

POJOKBANDUNG.com, BALEENDAH – 3 warga binaan Lapas Narkotika Kelas II A Bandung bebas usai mendapat remisi pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia.


Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Kasi Binadik) Lapas Narkotika Kelas II A Bandung, Hardiyanto mengatakan, total ada 784 warga binaan yang mendapatkan remisi, terdiri dari remisi pidana umum (pidum) sebanyak 640 orang dan pidana khusus terdiri dari 144 orang.

“Remisi Khusus (RK) II atau langsung bebas itu sebanyak 3 orang. Sementara Remisi Khusus (RK) I sebanyak 776 orang,” ujar Hardiyanto saat dihubungi via pesan singkat, Rabu (18/8/2021).

“Remisi 1 bulan ada 123 orang, dua bulan ada 157 orang, tiga bulan ada 168 orang, empat bulan ada 83 orang, lima bulan ada 90 orang, dan enam bulan ada 11 orang,” sambungnya.

Selain hari kemerdekaan, Hardiyanto mengungkapkan, narapidana juga bisa mendapatkan remisi pada hari besar keagamaan. Adapun syarat untuk mendapatkan remisi adalah statusnya sudah narapidana, tidak pernah melakukan pelanggaran dan tata tertib di lapas serta beberapa syarat administrasinya lainnya. Sebaliknya, narapidana yang kerap melanggar aturan itu tidak mendapatkan pemotongan masa tahanan.

“Sama belum lengkap administrasinya dan statusnya masih tahanan. Kalau yang masih tahanan itu ada 328 orang, jadi belum bisa diberikan remisi,” ungkap Hardiyanto.

Baca Juga: Begal Petugas Lapas, IPW Akhirnya Digelandang ke Mapolsek Cikole 

Jika ada narapidana yang sudah mendapatkan remisi tapi kemudian melakukan pelanggaran, kata Hardiyanto, maka periode selanjutnya tidak bisa diusulkan untuk mendapatkan remisi.

“Enggak bisa dicabut (remisi), cuma nanti periode selanjutnya dia tidak bisa diusulkan,” kata Hardiyanto.

Baca Juga: Ditemukan Handphone Saat Razia Kamar Narapidana di Lapas Jelekong, Bagaimana Masuknya?

Kepala Lapas Narkotika Kelas II A Bandung, Faozul Ansori menyebut hak narapidana untuk mendapatkan remisi harus dihormati dan dipenuhi negara. Dirinya berharap, dengan adanya pemberian remisi ini bisa memberikan semangat dan motivasi agar kedepannya bisa menjadi lebih baik.

“Selamat kepada WBP yang mendapatkan remisi, jadikan ini sebagai acuan bagi diri sendiri untuk memperbaiki diri menjadi seseorang yang lebih baik dan bertanggung jawab kelak setelah bebas kembali ke masyarakat,” pungkas Faozul.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds