Daftar Uji Kir di Bandung Barat Bisa Online, Segera Unduh Aplikasi Ini

ILUSTRASI : Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi memeriksa kelayakan kendaraan Bus saat menggelar kegiatan Ramp Check di Rest Area KM 125, Kota Cimahi, belum lama ini. (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDYAT/RADAR BANDUNG)

ILUSTRASI : Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi memeriksa kelayakan kendaraan Bus saat menggelar kegiatan Ramp Check di Rest Area KM 125, Kota Cimahi, belum lama ini. (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat bakal menerapkan pendaftaran online bagi sopir atau masyarakat yang hendak melakukan pengujian kendaraan.


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB, Lukmanul Hakim menjelaskan, nantinya masyarakat yang hendak ingin mendapatkan pelayanan tersebut bisa mengakses melalui aplikasi pada gadget.

“Nanti daftarnya bisa secara online melalui aplikasi AKURAT (Aplikasi Kir Bandung Barat) agar masyarakat mendapatkan kemudahan di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini,” katanya saat ditemui Radar Bandung, Kamis (12/8/2021).

Ia menambahkan, dengan menggunakan aplikasi tersebut diharapkan dapat mengurangi antrian di UPTD Pengujian Kendaraan Dishub KBB pada pembelajaran PPKM seperti saat ini.

“Nanti masyarakat yang hendak menguji kendaraannya jika sudah mendaftar secara online nanti terjadwalkan dan tinggal datang,” jelasnya.

Baca Juga: ASN Bandung Barat Berbagi Paket Sembako untuk Warga yang Isoman

Lukman menegaskan, uji kendaraan secara berkala tersebut dinilai penting guna memastikan kendaraan tersebut laik untuk digunakan angkutan barang maupun orang.

“Meskipun di masa pandemi Covid-19 pengujian kendaraan ini diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan lantaran kondisi kendaraan yang kurang baik,” katanya.

Baca Juga: Wisata Bandung Barat Masih Ditutup, Begini Penjelsan Satgas Covid-19 

Lukman menyebut, keberadaan pelayanan secara online tersebut juga dinilai mampu menekan angka perilaku koruptif di lokasi pengujian Kir yakni adanya pungutan liar.

“Kita nantinya akan menyertakan kode pembayaran yang bisa dilakukan dimana pun dna pemilik kendaraan mengetahui jumlah yang harus dibayar,” pungkasnya.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds