Pilkades Kabupaten Bandung Diundur 2 Bulan

WAWANCARA: Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat diwawancara. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

WAWANCARA: Bupati Bandung, Dadang Supriatna saat diwawancara. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung wacanakan gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dilakukan secara parsial. Hal itu dilakukan lantaran kemungkinan Pilkades bakal mundur sampai 2 bulan kedepan.


Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan, keputusan untuk memundurkan jadwal Pilkades sampai 2 bulan kedepan itu berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri tanggal 9 Agustus 2021.

“Dengan berat hati, saya akan mengumumkan dan membuat surat edaran bahwa Pilkades diundur 2 bulan. Itu berdasarkan surat yang saya terima tadi,” ujar Dadang saat wawancara di Bojongsoang, Senin (9/8/2021).

Jika melihat surat edaran, menurut Dadang, pemerintah pusat lebih fokus untuk menciptakan herd imunity di kalangan masyarakat dengan program vaksinasi Covid-19. Dengan demikian, pihaknya juga akan fokus pada kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bandung.

“Saya akan mengadakan rapat kerja dengan semua perangkat daerah, kita akan fokus pada vaksinasi di Kabupaten Bandung terutama bagi desa yang akan melaksanakan Pilkades,” tutur Dadang.

Sebagaimana diketahui, akan ada 49 desa yang melaksanakan Pilkades. Jika 80 persen warga di desa yang akan melaksanakan Pilkades sudah diberikan vaksin Covid-19, pria yang akrab disapa Kang DS itu, mengaku akan mengusulkan agar pesta demokrasi bisa dilaksanakan.

Baca Juga: Stok Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bandung Menipis

“Saya lebih cenderung, bagaimana warga desa yang melaksanakan Pilkades bisa mencapai 80 persen vaksinasi, sehingga meningkatkan herd imunnity, maka akan lebih didahulukan. Jadi tidak mungkin serentak, kelihatannya parsial, tergantung keinginan warganya untuk vaksinasi,” ungkap Kang DS.

“Kalau melihat dari surat itu, Mendagri menunggu desa mana saja yang akan melaksanakan Pilkades, ini kayanya akan ada surat lanjutan, nanti akan dijawab,” sambungnya.

Sementara itu, Kang DS juga mengaku tengah mengajukan Kabupaten Bandung agar menjadi level 2.

Baca Juga: Usulan Pilkades Ditolak Mendagri, Bupati Bandung: Belum Bisa Saya Putuskan

“Saya lagi mengusulkan, kalau lihat tadi malam, kita sudah dilevel 3 dan banyaknya level 1 dan level 2. Tetapi masuk aglomerasi, sehingga masih dilevel 3, padahal faktualnya sudah di level 1 dan 2,” pungkas Kang DS.

Sebagai informasi, Pilkades serentak Kabupaten Bandung itu awalnya akan dilaksanakan pada 14 Juli 2021, namun diundur menjadi 28 Juli 2021, kemudian dijadwalkan ulang menjadi tanggal 4 Agustus 2021, lalu kembali diundur hingga tanggal 11 Agustus 2021. Dan sekarang diundur hingga dua bulan kedepan.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds