Baliho Airlangga Hartarto Tersebar, Begini Respon DPD Golkar Bandung

Airlangga Hartarto

Airlangga Hartarto

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemilu Presiden (Pilpres) akan digelar 2024. Namun partai politik sudah gencar menyosialisasikan sosok yang akan diusung menjadi capresnya. Salah satunya dari Partai Golkar, Airlangga Hartarto, yang juga merupakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.


Di beberapa titik di Kota Bandung sudah nampak baliho Airlangga, salah satunya di Jalan Gatot Subroto. Baliho Airlangga tersebut memuat jargon ‘KERJA UNTUK INDONESIA, AIRLANGGA HARTARTO 2024’.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Bandung, Edwin Senjaya mengungkapkan, hal itu merupakan langkah awal Partai Golkar untuk memperkenalkan Airlangga kepada masyarakat. Edwin mengakui, seluruh kader Golkar sepakat memilih Airlangga untuk mengikuti Pilpres 2024.

“Menurut saya (mendorong Airlangga ikut dalam Pilpres) merupakan hal yang wajar, karena merupakan ketua partai,” kata Edwin.

Partai Golkar memutuskan Airlangga ikut dalam Pilpres 2024, dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar 2021. Menurut Edwin, dipilihnya Airlangga merupakan wujud harapan Partai Golkar, bahwa Airlangga bisa bekerja memperjuangkan nasib rakyat. Selain itu, Edwin mengatakan, Airlangga bekerja selama ini tidak tersandung kasus apapun.

“Kami melihat selama ini, pak Airlangga bekerja dan memikirkan nasib masyarakat, sampai sekarang juga tidak terdengar kasus apapun, lurus-lurus saja. Bahkan beliau dipilih maju Pilpres juga bukan karena menawarkan atau mengajukan diri, melainkan dipilih dan ditentukan partai,” tuturnya.

Baca Juga: Alhamdulillah, Tren Kesembuhan Pasien Covid-19 di Bandung Barat Meningkat

Edwin mengatakan, pihaknya saat ini terus berjuang, untuk mengenalkan Airlangga kepada masyarakat dan mendongkrak popularitasnya. Menurut Edwin pemasangan baliho Airlangga tidak hanya di Kota Bandung karena ini merupakan perintah partai yang harus dilakukan oleh seluruh DPD Partai Golkar.

“Kami perlu terus berjuang supaya beliau bisa dikenal dan diterima masyarakat. Mudah-mudahan saja siapa tahu pada waktunya nanti akan terpilih,” terangnya.

Baca Juga: Anggota Fraksi Golkar DPRD KBB Masa Bodoh, Pengurus Partai Tak Punya Kantor

Disinggung mengenai kemungkinan untuk berkoalisi dengan partai lain, Edwin mengatakan hal itu merupakan kebijakan pusat. Selain itu, menurut Edwin, peta politik akan terlihat setelah pilkada serentak.

“Kalau melihat posisi sekarang, untuk maju ke Pilpres, Partai Golkar harus berkoalisi dengan partai lain. Namun, belum ditentukan dengan partai mana. Itu tergantung keputusan pusat,” pungkasnya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds