Hidupkan Pariwisata, Dede Yusuf: Pemda Bisa Lakukan Kegiatan di Ruang Terbuka Objek Wisata

SEPI: Objek wisata Kampung Cai Rancaupas terlihat sepi karena adanya penutupan semenjak pemberlakuan PPKM. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

SEPI: Objek wisata Kampung Cai Rancaupas terlihat sepi karena adanya penutupan semenjak pemberlakuan PPKM. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendy meminta pemerintah daerah untuk melakukan kegiatan di ruang terbuka seperti di objek wisata. Kata Dede, itu adalah salah satu bentuk support pemerintah kepada pelaku usaha yang terdampak Covid-19.


“Bentuk supportnya adalah kegiatan Pemda bisa dilakukan di ruang terbuka seperti di Ciwidey, sehingga ada mata anggaran APBD yang masuk,” ujar Dede di Baleendah, Rabu (4/8/2021).

“Didorong kepada sektor pariwisata yang prioritas. Sebab jika sektor pariwisata yang sudah menjadi ikon Kabupaten Bandung runtuh, maka agak sulit untuk melakukan reborn,” sambungnya.

Menurut politisi Partai Demokrat itu, bentuk support kepada pariwisata itu bukan hanya berupa bantuan atau BLT.

“Saya akan minta nanti Pak Bupati agar kegiatan pemda, seperti kegiatan yang sifatnya mata anggaran mamin (makan minum) dan sebagainya, itu bisa dilakukan di tempat pariwisata. Minimal bisa menjaga sampai satu bulan kedepan,” tutur Dede.

Sementara itu, Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan mengaku sudah bertemu dengan pelaku restoran yang mengibarkan bendera putih. Kata Sahrul, pengibaran bendera putih itu merupakan bentuk solidaritas PHRI di Kabupaten Bandung.

Baca Juga: Objek Wisata Bandung Selatan Ditutup, Belasan UKM Berhenti Produksi

“Kebanyakan dari mereka itu tidak terima dan meminta bagaimana solusinya. Saya hanya bisa menjelaskan, dengan pendekatan persuasif. Memang enggak ada pilihan bagi kita untuk mematuhi aturan yang sudah ditetapkan,” tutur Sahrul.

“Ini menjadi tugas saya menyampaikan kepada masyarakat, bahwa ini bukan untuk memusingkan masyarakat,” sambungnya.

Baca Juga: PPKM Level 4 Diperpanjang, Pengusaha Pariwisata Minta Ini

Terkait dengan bantuan dari provinsi untuk pariwisata dan ekraf, Sahrul mengaku akan melakukan pengawasan. Katanya, saat ini tengah dalam proses database.

“Kita harus melakukan langkah persuasif, kita rangkul. Dan kita juga tidak bisa memberikan lebih untuk mereka. Semoga semua bisa tenang menghadapi ini,” pungkas Sahrul.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds