Pasien Covid-19 Sedang Isoman Dilarang Makan dan Minum Ini

ILUSTRASI: Lia (42) mengantarkan makanan bagi pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di RW 11 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, kemarin.(foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

ILUSTRASI: Lia (42) mengantarkan makanan bagi pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di RW 11 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, kemarin.(foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com – Pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri atau isoman dianjurkan mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan kalori dan protein tinggi.


Anjuran tersebut disampaikan Ahli Gizi Universitas Gadjah Mada (UGM) Aviria Ermamilia.

“Kalau untuk pasien isoman sebenarnya tidak ada spesifik satu jenis makanan apa yang perlu dikonsumsi karena tidak ada super food. Namun dianjurkan konsumsi makanan yang tinggi kalori dan tinggi protein sebab saat seseorang terkena infeksi kebutuhan akan energi dan proteinnya lebih tinggi dari biasanya,” kata dia melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Rabu (4/8/2021).

Aviria mengatakan, pasien COVID-19 yang sedang isoman perlu mengonsumsi makanan yang beragam sesuai dengan prinsip gizi seimbang mengingat tidak ada satu jenis bahan makanan dengan kandungan gizi yang lengkap. Selain itu, mereka perlu menjaga asupan vitamin dan mineral, beserta konsumsi buah dan sayur yang cukup.

Baca Juga: BOR Pasien Covid-19 di RS Menurun, Ridwan Kamil Akan Usulkan PPKM Berbasis Mikro

Meski demikian, Dosen Departemen Gizi dan Kesehatan FKKMK UGM ini juga merekomendasikan pasien isoman menghindari makanan maupun minuman yang tinggi kandungan gula, garam, dan lemak.

Selain berisiko memperburuk peradangan, konsumsi makanan dengan kandungan gula, garam, dan lemak berlebih juga dapat memicu munculnya penyakit lainnya.

Baca Juga: Alhamdulillah, Tren Kesembuhan Pasien Covid-19 di Bandung Barat Meningkat

Dijelaskan, untuk batasan konsumsi gula per hari empat sendok makan, sedangkan batasan konsumsi garam per hari empat sendok teh dan konsumsi lemak lima sendok makan per hari.

“Sebaiknya hindari makanan minuman dengan kandungan gula, garam, dan lemak berlebih seperti gorengan, makanan cepat saji, makanan kemasan, dan lainnya. Sebaiknya konsumsi makanan beragam dengan gizi seimbang,” kata dia.

(jpnn)

 

Loading...

loading...

Feeds