Sektor Ekonomi Lumpuh Selama PPKM, Sekda Kota Bandung Berharap Ada Relaksasi

MELINTAS: Warga melintas di dekat spanduk keluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jalan Cikapundung, Kota Bandung, Minggu (18/7/2021). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

MELINTAS: Warga melintas di dekat spanduk keluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jalan Cikapundung, Kota Bandung, Minggu (18/7/2021). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna berharap ada kebijakan relaksasi disektor ekonomi, meskipun tren angka positif aktif kasus Covid-19 di kota kembang masih tinggi.


Kata Ema, meski angka positif aktif kasus Covid-19 di Bandung masih tinggi. Namun berita baiknya, Bed Occupancy Rate (BOR) di Kota Bandung mengalami penurunan dari yang sebelumnya mencapai 96 persen, sekarang 60 persen.

“Untuk itu, kami berharap bisa ada relaksasi di beberapa sektor karena selama PPKM terbatas diberlakukan, yang paling terdampak adalah sektor ekonomi,” ujar Ema Sumarna, kepada wartawan Senin (2/8/2021).

Ema mengatakan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan Persatuan Hotel Restoran (PHRI), Asosiasi Kafe dan restoran, dan asosiasi pengusaha ritel dan toko modern dan asosiasi pengelolaan toko dan pusat belanja modern. Menurut Ema, mereka meminta untuk ada relaksasi setidaknya 25 persen.

“Mereka siap untuk menjaga prokes, bahkan jika perlu, mereka akan meminta pengunjung untuk memperlihatkan sertifikat vaksin,” terang Sekda.

Baca Juga: BOR Pasien Covid-19 di RS Menurun, Ridwan Kamil Akan Usulkan PPKM Berbasis Mikro

Untuk Kota Bandung sendiri, sambung Ema, akan melaksanakan rapat terbatas dalam waktu dekat, untuk menyesuaikan dengan kebijakan pusat.

“Kita harus inline dengan kebijakan pusat. Namun kita juga harus menanggapi aspirasi warga,” tutur Ema.

Baca Juga: Alhamdulillah, Tren Kesembuhan Pasien Covid-19 di Bandung Barat Meningkat

Khusus untuk pembatasan jalan, Ema mengatakan, dengan pembatasan jalan di beberapa titik di Kota Bandung, sudah ada penurunan kerumunan.
Bahkan sekarang Kota Bandung sudah tidak melakukan penyekatan lagi.

“Khusus di ring 1 dan 2 saya melihat tidak ada lagi yang namanya kerumuman. Tapi untuk di ring 3, itu kan perbatasan, jadi kita tidak bisa melakukan kebijakan sepihak. Harus ada koordinasi dengan kabupaten kota lain,” pungkasnya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds