PPKM Berakhir Besok, Dadang Supriatna Optimis Kab. Bandung Masuk Level 2

ILUSTRASI: Warga menyemprotkan cairan disinfektan di tempat Ruang Kanggo Isolasi Mandiri. FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

ILUSTRASI: Warga menyemprotkan cairan disinfektan di tempat Ruang Kanggo Isolasi Mandiri. FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengaku optimis Kabupaten Bandung bisa masuk dalam kategori level 2 resiko penyebaran Covid 19.


Sebagaimana diketahui, Kabupaten Bandung tengah menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, dan akan berakhir pada 2 Agustus besok.

“Saya optimis di level dua, karena bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur menurun hingga dibawah 55 persen, tingkat kesembuhan juga meningkat dan kasus terkonfirmasi semakin menurun,” ujar Dadang saat wawancara di RSUD Soreang, Soreang, Minggu (1/8).

Ia mengusulkan penerapan PPKM mikro, karena di Kabupaten Bandung ini ada 49 desa yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), yang rencananya akan digelar 11 Agustus 2021.

Gelaran pesta demokrasi itu sempat beberapa kali batal digelar karena adanya PPKM darurat dan PPKM level 4. “PPKM mikro ini kita usulkan, dalam rangka ada beberapa desa yang Pilkades,” jelas Kang DS.

Dari 49 desa yang akan menggelar Pilkades itu, pihaknya melakukan mapping atau pemetaan. Untuk mengetahui wilayah yang masuk zona hijau dan untuk mengetahui RT yang masih zona merah.

“Bagi yang zona merah harus tetap dilakukan isolasi dan harus dilakukan penyekatan, untuk dapur umum dan pemberian makanan terus dilakukan,” ungkapnya.

Plt Dirut RSUD Soreang, Dr Irvan Agusta mengatakan BOR di RSUD Soreang berangsur turun namun memang kasus terkonfirmasi masih ada.

“Saat ini BOR mulai turun, untuk kita mungkin diangka 70 persenan,” jelas Irvan saat diwawancara di RSUD Soreang, Minggu (1/8).

Berdasarkan data, saat ini keterisian pasien Covid 19 di RSUD Soreang itu ada 12 orang, terdiri dari 11 pasien dewasa dan satu orang pasien usia anak.

Selain itu, ada tiga orang pasien yang menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Adapun kapasitas ruangan khusus pasien Covid 19 di RSUD Soreang itu berjumlah 25 tempat tidur dan enam tempat tidur di IGD. (fik)

Loading...

loading...

Feeds