Bandara Husein Sastranegara Berlakukan Cek Dokumen Kesehatan Calon Penumpang Secara Digital

ILUSTRASI: Sejumlah penumpang berjalan keluar dari pesawat di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung,

ILUSTRASI: Sejumlah penumpang berjalan keluar dari pesawat di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung,

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Bandara Internasional Husein Sastranegara memberlakukan pengecekan atau validasi dokumen kesehatan calon penumpang secara digital.


Pengecekan tersebut menentukan apakah calon penumpang layak atau tidak layak terbang.

Executive general Manager Bandara Internasional Husein Sastranegara, R Iwan Winaya Mahdar menyampaikan, validasi dokumen kesehatan dilakukan melalui aplikasi Peduli Lindungi yang dapat diunduh melalui Appstore di gawai masing-masing.

Para penumpang yang akan berangkat dari Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung dapat melakukan validasi dokumen kesehatan secara mandiri dengan melakukan scan barcode pada aplikasi tersebut.

“Saat ini telah dilakukan digitalisasi dokumen kesehatan bagi pengguna jasa transportasi udara yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi, sehinga proses pemeriksaan dokumen kesehatan akan lebih mudah, cepat, serta praktis yang dapat dilakukan secara mandiri,” ungkapnya, Minggu (1/8).

“Caranya yaitu dengan klik aplikasi PeduliLindungi, klik Paspor Digital dan klik Hasil Test Covid-19. Selanjutnya, akan mendapatkan barcode, dan barcode tersebut dapat langsung di scan di fasilitas barcode scaner yang telah disediakan di bandara,” imbuhnya.

Setelah barcode tersebut discan di Bandara, akan ada dua kemungkinan tampilan layar, yaitu warna hijau untuk layak terbang ataupun warna merah untuk yang tidak layak terbang.

Adapun, kententuan penumpang yang layak terbang adalah apabila calon penumpang sudah melakukan vaksinasi minimal dosis satu dan hasil RT PCR negatif dalam kurun waktu 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.

“Hasil RT PCR ataupun Rapid Antigen ini akan terdeteksi di aplikasi PeduliLingungi apabila laboratorium dan fasilitas pelayanan kesehatan melakukan entri atau memasukan hasil hasil pemeriksaan RDT Antigen dan Uji Real time PCR ke dalam aplikasi allrecord-tc-19 (NAR) yang selanjutnya akan terintegrasi dengan Sistem Informasi satu data Covid-19 PeduliLindungi secara real time,” katanya.

Pengecekan digital tersebut dilakukan sebagai implementasi atas Surat Edaran Menteri Kesehatan SE 847 tentang Digitalisasi Dokumen Kesehatan bagi pengguna transportasi udara yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

“Diimbau agar calon penumpang mendonwload aplikasi PeduliLindungi agar lebih cepat melakukan validasi secara digital dan mandiri pada fasilitas yang telah disiapkan,” katanya.

“Diharapkan juga dapat melakukan Test Covid-19 laboratorium dan fasilitas pelayanan kesehatan yang sudah terdaftar dan terintegrasi ke dalam System Informasi satu data Covid-19 PeduliLindungi secara real time,” pungkasnya.

(muh)

Loading...

loading...

Feeds