Ahli Waris Wida Siti Sa’adah Terima Santunan Jaminan Kematian dari BPJAMSOSTEK

SANTUNAN: BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat beri santunan Jaminan Kematian (JKm) sebesar Rp42 juta kepada ahli waris peserta.

SANTUNAN: BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat beri santunan Jaminan Kematian (JKm) sebesar Rp42 juta kepada ahli waris peserta.

POJOKBANDUNG.COM, BANDUNG – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat beri santunan Jaminan Kematian (JKm) sebesar Rp42 juta. Bantuan tersebut diberikan untuk Tenaga Pendidik Bidang Keagamaan Kabupaten Tasikmalaya.


Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Provinsi, Barnas Adjidin mengatakan, santunan ini atas nama almarhum Wida Siti Sa’adah dan diberikan di rumah ahli waris, di Desa Cikadu, Kecamatan Cisayong, Kabupaten  Tasikmalaya.

“Kami harap santunan ini bisa meringankan beban ekonomi keluarga,” ucapnya, Sabtu (31/7/2021).

Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memberikan bantuan kepada 158.044 orang tenaga pendidik  yang tersebar di Jawa Barat. Bantuan tersebut berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, Deputi Direktur Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Barat, Dodo Suharto menjelaskan, santunan  yang diberikan kepada waris almarhum merupakan kepesertaan yang didaftarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kami ingin berterimakasih karena Pemprov Jabar secara aktif memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan kepada tenaga pendidik di bidang keagamaan sebanyak 158.844 orang,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi, Provinsi Jawa Barat menjadi yang terbanyak dalam memberikan perlindungan kepada tenaga pendidik.

“Saat ini tenaga pendidik Kabupaten Tasikmalaya telah didaftarkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan dua program, yakni Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja BPJS Ketenagakerjaan,” imbuhnya.

Baca Juga: Pasien Bergejala Sedang, Berat dan Lansia Jangan Isoman, Begini Penjelasan Satgas Covid-19

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tasikmalaya, Seto Tjahjono menambahkan, sementara ini  jumlah tenaga pendidik keagamaan di Kabupaten Tasik yang telah mendapatkan perlindungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak 24 ribu orang.

“Banyak juga yang sudah mendaftar secara mandiri, jumlahnya sekitar ratusan orang dari tenaga pengajar keagamaan. Kedepannya, secara bertahap seluruhnya akan mendapatkan perlindungan serupa,” jelasnya.

Baca Juga: BOR Pasien Covid-19 di RS Menurun, Ridwan Kamil Akan Usulkan PPKM Berbasis Mikro

Dalam kesempatan yang sama, ahli waris almarhum, Eman Adi Hermawan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan BPJAMSOSTEK atas bantuan santunan yang sudah diberikan.

”Terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Ketenagakerjaan yang sudah memberikan bantuan. Kami akan memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin,” pungkasnya.

(*/arh)

Loading...

loading...

Feeds