Ditagih Tunggakan Listrik! Petugas PLN Malah Diludahi, Videonya Viral

Pelanggan yang terekam meludahi petugas PLN saat menagih tunggahan rekening listrik. (ist)

Pelanggan yang terekam meludahi petugas PLN saat menagih tunggahan rekening listrik. (ist)

POJOKBANDUNG.com – Jagat media sosial dihebohkan dengan ulah seorang pria yang tak terima saat ditagih tunggakan listriknya hingga meludahi seorang petugas perempuan PLN.


Dari video yang tersebar luas, pria itu tampak bermasker sempat berdebat dengan petugas bernama Ayu Miranda dari PLN UP3 Medan.

Posisi keduanya, dimana si pria berbaju pink sambil memegang handphone berdiri di depan pintu mobil, sementara petugas duduk di dalam mobil. Mereka sempat berdebat, hingga kemudian si pria menurunkan maskernya dan meludah dengan sekuat tenaga ke arah petugas.

Kejadian ini diketahui terjadi Kamis, (29/7/2021) pukul 15.02 WIB di Jalan Halat, Kelurahan Pasar Merah Barat, Kota Medan.

Pria yang belum diketahui identitasnya ini mendadak emosi ketika petugas hendak menyampaikan tagihan atas nama Muhammad Reza Sitio. Pelanggan tersebut tercatat memiliki tunggakan rekening listrik bulan Juli 2021.

Saat petugas menyampaikan tagihan piutang pelanggan sebesar Rp 719.749 disertai denda keterlambatan sebesar Rp75.000 sesuai ketentuan yang berlaku, pria tersebut berkeberatan.

Pria disebut-sebut sampai mengeluarkan kalimat penghinaan, pelemparan batu, memukul kaca mobil hingga puncaknya meludahi petugas.

Atas kejadian ini, petugas PLN UP3 Medan bernama Ayu Miranda yang merupakan korban dalam kejadian ini bersama 3 rekan tim akhirnya melaporkan perbuatan tidak menyenangkan ini ke Polsek Medan Kota.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan di kantor polisi.

Kronoligis Kejadian

Ayu mengungkapkan saat kejadian, Kamis (29/7/2021) itu, dirinya dan ketiga temannya mendatangi rumah atas nama tagihan Mhd Reza Sitio. Nama tersebut tercatat telah menunggak sebesar Rp719.749 disertai denda keterlambatan sebesar Rp75.000.

Ayu mengatakan diri dan tim datang dilengkapi surat tugas dan cara yang sopan, namun dibalas dengan perlakuan tidak baik.

“Kami sebagai petugas PLN dengan surat tugas dan surat tugas kerja mendatangi pelanggan. Tentu saja kami mendatangi dengan cara yang sopan. Lalu memang pada saat itu kami menerima perlakuan dari awal perlakuan yang tidak menyenangkan,” ungkapnya, Sabtu (31/7/2021).

Disebutkannya perlakuan kasar pelanggan pria tersebut dimulai dengan makian.

“Dengan memaki, dan mengusir kami, padahal kami sudah mengedukasi dan menjelaskan dengan baik kepada pelanggan dan memberikan pilihan sebenarnya untuk dilunasi atau dilakukan akan pemutusan sementara,” jelasnya.

“Tetapi memang pada saat itu pelanggan sepertinya marah dan tidak terima, mengusir kami, dan melakukan tindakan yang saya rasa tindakan kekerasan dengan melempar batu, memaki, dan terakhir saya diludahi,” lanjutnya.

Soal kejadian di depan pintu mobil itu, Ayu menjelaskan dirinya ingin mempertahankan handphone-nya.

“Karena saya mau pertahankan handphone saya pada saat itu, dia ingin merebut handphone saya, dan akhirnya saya diludahi. Dan beberapa kali pada sat itiu mobil kami persis di kaca jendela saya dipukul berulang kali sebenarnya,” jelasnya.

Karena menerima perlakukan kasar itu, Ayu memutuskan melaporkan ke polisi.

“Yang pasti saat itu saya langsung ke Polsek Medan Kota melaporkan (pelaku), karena merupakan tindakan kekerasan dan menghalangi kami sebagai petugas negara,” timpalnya.

Ayu sendiri langsung melakukan swab tes usai diludahi pelaku. “Saya sudah swab hari ini, kalau pelaku saya kurang tahu. Saya masih tunggu hasilnya,” lanjutnya.

Dia berharap ke depannya, pelanggan mengerti tugas mereka.

“Kita juga datang dengan cara sopan dan memberikan edukasi sebaiknya tidak dilakukan kekerasan kepada petugas. Kita juga menjalankan tugas negara, mempermudah pelanggaan, mengingatkan pelanggan memenuhi kewajibannya, janganlah melakukan kekerasa karena kita sama-sama manusia,” pungkasnya.

(pojoksumut)

Loading...

loading...

Feeds