Pasien Bergejala Sedang, Berat dan Lansia Jangan Isoman, Begini Penjelasan Satgas Covid-19

ILUSTRASI: Lia (42) mengantarkan makanan bagi pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di RW 11 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, kemarin.(foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

ILUSTRASI: Lia (42) mengantarkan makanan bagi pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di RW 11 Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, kemarin.(foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com – Satgas Penanganan Covid-19 meminta pasien Covid-19 yang memiliki gejala sedang dan seterusnya agar tidak melakukan isolasi mandiri (isoman).


Satgas mengimbau mereka untuk memanfaatkan fasilitas isolasi terpusat yang tersedia di wilayahnya masing-masing. Hal ini disampaikan Satgas Covid-19 mengingat angka kematian dalam dua minggu terakhir meninggi. Peristiwa tersebut harus disikapi dengan waspada oleh masyarakat.

“Untuk masyarakat, yang bergejala sedang, berat, atau berusia di atas 45 tahun, atau memiliki komorbid, dan atau tidak memiliki tempat yang memadai melakukan isolasi mandiri, kami mohon untuk tidak melakukan isolasi mandiri,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito di Graha BNPB, Kamis (29/7/2021).

Baca Juga: Pendapatan Pemprov Jabar Hilang Rp5 Triliun Selama PPKM

Wiku menjelaskan, isolasi terpusat memiliki fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh pasien. Penderita Covid-19 diawasi langsung oleh tenaga kesehatan dan dipantau baik tanda vital, gejala, pola makan, serta obat-obatannya.

Selain itu, pasien bisa mendapat penanganan apabila kondisinya memburuk. Meski demikian, kata Wiku, jika masyarakat yang dinyatakan positif memutuskan untuk melakukan isolasi mandiri, pastikan tidak memiliki gejala. Diharapkan mereka yang isoman juga berusia di bawah 45 tahun, tidak memiliki komorbid, dan memiliki tempat yang memadai.

Baca Juga: 60 Persen Warga Jabar Isoman di Rumah yang Tidak Layak, Begini Kata Emil

Dengan begitu bisa menghindari kontak erat dengan anggota keluarga lainnya yang tinggal dalam serumah. “Pastikan selama isolasi mandiri, untuk makan makanan yang bergizi, minum obat dan secara berkala mengecek temperatur serta saturasi oksigen,” kata Wiku.

(jpnn)

Loading...

loading...

Feeds