Guru Honorer Pemkab Bandung Akan Terima Insentif Rp2,4 Juta per Tahun

BERI MATERI : Sejumlah guru honorer sedang memberikan materi pelajaran secara daring. (ist)

BERI MATERI : Sejumlah guru honorer sedang memberikan materi pelajaran secara daring. (ist)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Belasan ribu guru non ASN di Kabupaten Bandung akan diberikan insentif sebesar Rp2,4 juta per tahun.


Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan, gaji guru non ASN itu masih tidak jelas. Katanya, ada yang masih dibayar secara sukarela setiap bulan atau yang lainnya. Dirinya mengapresiasi guru yang mendidik anak-anak sekolah tanpa melihat penghasilan.

Kata pria yang akrab disapa Kang DS, Pemerintah Kabupaten Bandung akan memberikan insentif kepada kurang lebih 14 ribu guru honorer.

“Tahap awal insentifnya Rp2,4 juta per tahun. Jadi setiap bulan diberikan ke rekening masing-masing, tidak berupa tunai,” ujar Kang DS saat wawancara di rumah jabatannya, Soreang, Jumat (30/7/2021).

“Walaupun awal nilainya kecil, tapi kita dorong setiap tahun akan ada peningkatan,” katanya.

Selain insentif, para guru honorer tersebut juga akan diberikan fasilitas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Bagi guru honorer yang pengabdiannya sudah cukup lama, kata Kang DS, akan menjadi skala prioritas untuk masuk kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pemerintah Kabupaten Bandung juga akan berkolaborasi dengan perbankan untuk mengakomodir kegiatan guru honorer diluar kegiatan mengajar. Sehingga akan ada sumber penghasilan lainnya.

Baca Juga: Stok Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bandung Menipis

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Juhana menambahkan pencairan insentif guru honorer itu dilakukan setiap semester. Kata Juhana untuk semester sekarang sudah ada pencairan dananya.

Salah satu syarat guru honorer yang bisa memperoleh insentif adalah harus memiliki latar belakang pendidikan sarjana strata 1. Sementara bagi guru honorer yang belum memiliki ijazah sarjana, kata Juhana, akan diberikan stimulan untuk biaya kuliah.

“Harus sarjana, yang belum sarjana nanti ada kompensasi stimulan penyetaraan pendidikan, nilainya sama,” tutur Juhana di Soreang, Jumat (30/7/2021).

Baca Juga: Dinkes Kab Bandung Pastikan Insentif Nakes Tak Dipersulit, Mudah-mudahan Segera Cair

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hen Hen Asep Suhendar mengatakan tenaga pendidik itu merupakan tonggak kemajuan untuk bangsa dalam mempersiapkan generasi penerus.

“Saya sangat bangga dan bahagia. Mudah-mudahan kedepan bisa lebih baik dalam melanjutkan pembangunan,” pungkas politisi Partai PDI Perjuangan.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds