Kadis PUTR Kab Bandung: Kondisi Ratusan Jembatan Diklaim Baik

DITUTUP : Salah satu ruas Jembatan penghubung Baleendah-Dayeuhkolot ditutup karena mengalami keretakan.(ist)

DITUTUP : Salah satu ruas Jembatan penghubung Baleendah-Dayeuhkolot ditutup karena mengalami keretakan.(ist)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung, Agus Nuria mengatakan berdasarkan informasi yang didapat dari bidang jalan, di Kabupaten Bandung itu terdapat 816 jembatan. Kata Agus, kondisinya baik dan layak.


“Dalam kondisi baik dan layak, jembatan kalau tidak baik pasti harus diperbaiki karena akan putus transportasi,” ujar Agus saat wawancara di rumah dinas Bupati Bandung, kemarin.

Terkait dengan jembatan penghubung Dayeuhkolot-Baleendah yang mengalami keretakan sejak beberapa waktu yang lalu, Agus menuturkan, sudah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Katanya, akan dilakukan asesment terhadap kondisi jembatan tersebut.

“Apakah masih layak dilalui atau tidak, apakah nanti penanganannya bisa direhab atau memang harus di bongkar semua, itu nanti kewenangannya provinsi,” tutur Agus.

Pihaknya mengungkapkan ada rencana pembangunan jembatan baru di Kabupaten Bandung untuk penyambung jalan. Agus berharap anggaran bisa kembali normal sehingga program tersebut bisa diprioritaskan.

Menurut Agus, selama tahun 2021 itu dilakukan refocusing anggaran sebesar 12,5 persen dari total seluruh anggaran. Dengan adanya kebijakan tersebut, kegiatan yang seharusnya dilaksanakan sementara waktu ditangguhkan terlebih dahulu.

“Dengan adanya refocusing, ya mau tidak mau kita juga mengikuti kebijakan pemerintah karena memang ada skala prioritas yaitu penanganan Covid 19 yang memang sekarang belum selesai,” paparnya.

Kabupaten Bandung sendiri memiliki total 5.900 kilometer jalan. Namun untuk jalan yang merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Bandung itu sepanjang 1.160 kilometer. Agus mengungkapkan ada 15 persen jalan yang kondisinya rusak berat dan rusak ringan.

“Mungkin yang paling utama adanya dukungan anggaran, infrastruktur dan program yang baik tanpa adanya dukungan anggaran ya sulit untuk direalisasikan,” pungkas Agus.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds