Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan Pecah Kongsi? Ternyata Begini Kata Demokrat dan Nasdem

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan. (ist)

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bandung, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan. (ist)

Menurut Fauzan, dalam pemerintahan Kabupaten Bandung saat ini lebih dominan menampilkan bupatinya saja. Padahal Kabupaten Bandung itu wilayahnya luas, sehingga kinerjanya bisa dibagi antara bupati dan wakilnya, jika memang betul-betul ingin mengabdi kepada masyarakat.


“Fungsikan wakil bupati untuk mengurus misalnya bagian sosial, keagamaan dan kemasyarakatan. Sementara bupatinya berkonsentrasi untuk melakukan proses kerjasama, mencari investor, mengurusi pembangunan yang berkaitan dengan hal yang besar atau hubungan dengan pusat,” tutur Fauzan.

“Jadi politik itu bukan hanya sebatas pembatasan kekuasaan, tapi politik itu kerjasama dan kesepakatan. Jadi birokrasi itu jangan dibuat kaku, tetapi dibuat harmoni, itu kan kreativitas pemimpin,” sambungnya.

Fauzan menuturkan, Dadang Supriatna harus membuat citra yang terbaik pada masyarakat sebagai leader yang mampu bekerjasama untuk membangun optimisme bersama. Kata Fauzan, Dadang Supriatna masih kurang dalam bersikap sebagai seorang negarawan. Sementara, kata Fauzan, seharusnya Sahrul Gunawan sebagai wakil bupati tidak terlalu emosi karena itu kurang baik.

“Jadi bagusnya, dia (Sahrul) mencoba terus berdialog dengan bupati, berdialog baik secara konsep maupun orang. Kalau sudah disebar ke publik itu namanya menantang konflik, menurut saya kurang dewasa juga Sahrul ini,” ungkapnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Bandung, Agus Yasmin mengaku tidak mau direpotkan dengan urusan personal. Menurut Agus, apa yang dituliskan Sahrul Gunawan pada akun media sosial pribadinya itu merupakan urusan pribadi dan tidak ada urusan dengan partai.

“Ya biarin saja, itu mah pribadi, masa diwagel (diganggu), enggak ada hubungan sama partai. Mungkin urusan dapur, ada masalah, kan kita tidak paham,” ujar Agus saat dihubungi via telepon, Kamis (29/7/2021).

“Enggak menyayangkan, biar masyarakat tahu kualitasnya dia,” sambungnya.

Agus memastikan Partai Nasdem tetap kokoh untuk mendukung pemerintahan Kabupaten Bandung, provinsi dan pusat. Dirinya memastikan Fraksi Nasdem di dewan tetap memberikan dukungan terhadap RPJMD pemerintah dan yang paling penting adalah penanganan Covid-19 bisa dilakukan dengan baik.

“Bukan bicara tentang saya kebagian apa, saya tidak kebagian apa, itu menunjukkan ketidaksiapan secara psikologis, yang kedua menunjukkan ketidakpahaman atas penyelenggaraan pemerintah. Nasdem kan kualitasnya diatas hal-hal seperti itu,” ungkapnya.

“Jangan main sinetron, ini bukan sinetron, pesan saya mah, jangan drama ini mah kehidupan nyata. Itu buat mereka yang tidak memahami konsep penyelenggaraan pemerintahan,” tutur Agus.

Loading...

loading...

Feeds

Seribu Masyarakat Adat Baduy Divaksin Covid-19

RADARBANDUNG.id- PEMERINTAH terus meningkatkan program vaksinasi Covid-19. Termasuk kepada kelompok masyarakat adat. Seperti vaksinasi Covid-19 untuk seribu masyarakat adat di …

Mars pun ”Pindah” ke Gurun Israel

POJOKBANDUNG.com- BAGAIMANA rasanya tinggal di Planet Mars? Enam astronot asal Austria, Jerman, Israel, Belanda, Portugal, dan Spanyol ini mungkin bisa …