Pilkades Terus Diundur, Bupati Bandung Sampaikan Permintaan Maaf

Bupati Bandung, Dadang Supriatna

Bupati Bandung, Dadang Supriatna

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Bupati Bandung, Dadang Supriatna sampaikan permintaan maaf karena gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak Kabupaten Bandung kembali diundur.


Keputusan pengunduran jadwal pesta demokrasi tersebut dibuat menyusul adanya Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 24 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dan 4 di wilayah Jawa dan Bali.

“Karena selama PPKM level 4 masih diberikan kepada Kabupaten Bandung, maka kita mohon maaf dengan hormat. Saya tidak bisa melakukan apapun karena itu sudah tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri,” ujar Kang DS sapaan Dadang Supriatna saat wawancara di rumah dinasnya, Soreang, Senin (26/7/2021).

Pilkades yang akan diikuti 49 desa itu seharusnya dilaksanakan pada 14 Juli 2021, namun diundur menjadi 28 Juli 2021, kemudian dijadwalkan ulang menjadi tanggal 4 Agustus 2021 dan kini kembali diundur hingga tanggal 11 Agustus 2021. Kang DS mengaku ingin Pilkades bisa segera dilaksanakan.

“Pelaksanaan Pilkades, inginnya saya mah cepat. Tetapi karena ini Instruksi Menteri Dalam Negeri, ya akhirnya diundur lagi,” jelasnya.

Baca Juga: Pilkades Kab Bandung Diundur, Biaya Politik Calon Kades Nambah Berat

Agar Pilkades bisa segera dilaksanakan, Kang DS mengungkapkan harus ada kerjasama dari semua pihak termasuk masyarakat Kabupaten Bandung, utamanya dalam menjalankan protokol kesehatan.

“Saya minta disiplin prokes sehingga bisa mengurangi penyebaran Covid 19. Kami akan terus keliling untuk bisa memantau, mohon kerjasamanya supaya Pilkades cepat bisa dilaksanakan,” tutur Kang DS.

Karena akan digelar ditengah kondisi pandemi Covid 19, Pemerintah Kabupaten Bandung meningkatkan anggaran Pilkades hingga 100 persen. Dimana jika kondisi normal, anggaran per hak pilih itu sebesar Rp10 ribu maka kini menjadi Rp20 ribu. Jadi total anggaran untuk gelaran Pilkades itu sebanyak Rp9,5 miliar.

Baca Juga: Stok Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bandung Menipis

Kang DS mengungkapkan jika Pilkades ingin digelar, maka Kabupaten Bandung harus berada pada level 1 atau 2 penyebaran Covid 19.

“PPKM ini kan sampai tanggal 2 Agustus 2021. Kalau sampai tanggal 2 Agustus, kita turun atau menjadi level 1 atau 2 , itu boleh melakukan Pilkades,” ungkapnya.

Loading...

loading...

Feeds