Sekda Definitif Kabupaten Bandung Masih Teka-Teki, Ini Tiga Calon Kuat

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Bandung masih teka-teki. Hingga saat ini Kementerian Dalam Negeri belum mengeluarkan rekomendasi pengisian jabatan tersebut.


Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Wawan A Ridwan mengatakan, proses seleksi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung itu sudah berlangsung dengan beberapa tahapan, dari mulai pendaftaran, assesmen, penyusunan makalah hingga proses wawancara kandidat dengan tim panitia seleksi (pansel).

Rangkaian tahapan seleksi tersebut dimulai pada 17 sampai 21 Mei 2021. Dan pada akhirnya muncul tiga kandidat teratas yaitu Akhmad Djohara, Asep Wahyu dan Cakra Amiyana.

“Sudah dipublish, ada tiga besar yang diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan persetujuan,” ujar Wawan di Soreang, beberapa waktu yang lalu.

Setelah turun rekomendasi dari Kemendagri, maka Bupati Bandung, berdasarkan kewenangan sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), bisa menunjuk satu kandidat yang layak menduduki jabatan Sekda Kabupaten Bandung. Menurut Wawan, hal tersebut sudah tercantum dalam undang-undang nomor 5 dan PP nomor 11

“Itu mungkin hak beliau, yang jelas bupati bisa menunjuk satu dari tiga yang disampaikan ke Mendagri,” kata Wawan.

Dalam memutuskan pilihan Sekda, Bupati bisa meminta pertimbangan dari Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) atau memilih secara mandiri. Menurut perkiraannya, Bupati sudah mempunyai pilihan terhadap sekda.

“Tinggal nanti tunggu saja bagaimana kebijakan yang disampaikan bupati berkaitan dengan penunjukkan sekda,” jelas Wawan.

Karena rekomendasi dari Kemendagri masih belum diterima, maka jabatan sekda Kabupaten Bandung diisi oleh Penjabat (Pj) yaitu Asep Sukmana.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bandung dan pansel juga melayangkan permohonan rekomendasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Dan tahapannya terakhirnya, ungkap Wawan, adalah turunnya ijin pelantikan. Menurut Wawan, tidak hanya Kabupaten Bandung saja yang sedang menunggu rekomendasi dari Kemendagri, tapi juga daerah lain yang pada tahun 2020 menggelar Pilkada.

“Saya kira Kemendagri sedang memproses tahapan akhir untuk pelantikan sekda di masing-masing wilayah kota, kabupaten termasuk provinsi,” pungkas Wawan.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds