Pemkot Bandung-Yayasan Wing Peduli Percepat Program Vaksinasi

BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK menyelenggarakan program vaksinasi bagi para pelajar dan pekerja. (ist)

BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK menyelenggarakan program vaksinasi bagi para pelajar dan pekerja. (ist)

POJOKBANDUNG.id, BANDUNG – Yayasan Wing Peduli bekerjasama dengan Pemkot Bandung menggelar vaksin geratis untuk warga kota kembang di Taman Dewi Sartika.


Branch Menejer Wings Grup, Emil mengatakan dalam satu hari pihaknya ditargetkan bisa memvaksin sekitar 500s sampai 1.000 orang.

“Kami mendapat target dari Dinkes, untuk bisa memvaksin 500-1000 orang. Namun, untuk tahap percobaan ini, kami baru menargetkan 200 orang ” tuturnya.

Menurut Emil, untuk warga Kota Bandung yang ingin divaksin bisa daftar ke link yang disiapkan oleh Dinkes Kota Bandung.

Selain di Taman Dewi Sartika, Emil mengatakan, pihaknya juga membantu vaksin untuk lansia. Menurut Emil, pihaknya juga menyiapkan goodybag bagi lansia yang divaksin, sehingga hal itu menjadi daya tarik tersendiri.

“Kami membantu vaksin untuk lansia karena lansia targetnya masih jauh,” tambahnya.

Menanggapi kolaborasi ini, Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana mengatakan, pihaknya menyampaikan rasa terimakasih kepada Yayasan Wings Peduli.

“Terimakasih kepada Yayasan Wings Peduli, karena sudah memberikan bantuan kepada kami,” ujar Yana.

Selain di Taman Dewi Sartika, Yana mengatakan vaksin drive thru massal ini juga ada di Taman Tegalega.

“Dengan diberikan vaksin massal ini kami berharap herd immunity bisa segera tercapai,” ujar Yana.

Menurut Yana, Pemkot Bandung menargetkan bisa memberikan vaksin kepada 1,9 juta jiwa dari total 2,4 juta jiwa warga Kota Bandung. Sementara ini, vaksin dosis 1 sudah diberikan kepada 700 ribu orang dan vaksin dosis 2 diberikan kepada 400 ribu orang. Dengan tenaga kesehatan sekitar 1.000 orang Yana yakin dalam dua atau tiga bulan ke depan target bisa tercapai.

“Kalau vaksinnya ada, maka kita bisa mencapai target dalam dua atau tiga bulan ke depan,” tuturnya.

Disinggung mengenai lansia, Yana mengatakan sekarang sudah mencapai 70 persen yang divaksin. Sementara untuk usia 12-17 tahun, Yana menegaskan memang belum banyak yang divaksin karena stok vaksin belum ada.

“Untuk vaksin anak di puskesmas juga belum bisa karena vaksinnya terbatas,” jelas Yana.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds