Sebesar Ini Anggaran yang Disiapkan Pemkab Bandung untuk Mendukung Rekrutmen PNS

MELAKUKAN : Sejumlah pelamar CPNS tahun 2019 saat melakukan pendaftaran sebelum memasuki ruang ujian. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

MELAKUKAN : Sejumlah pelamar CPNS tahun 2019 saat melakukan pendaftaran sebelum memasuki ruang ujian. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung menggelontorkan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk mendukung pelaksanaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.


Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung, Wawan A Ridwan mengatakan setiap daerah memang diwajibkan untuk memverifikasi anggaran. Kata wawan, anggaran untuk setiap orang itu sebesar Rp150 ribu dengan estimasi pelamar sebanyak Rp15 ribu orang, sehingga anggaran yang disiapkan sebesar Rp1,5 miliar

“Untuk sewa komputer, sewa tempat termasuk petugas, yang disesuaikan dengan regulasi yang ada,” ujar Wawan saat wawancara di Soreang, Kamis (22/7).

Jumlah alokasi formasi yang ada di Pemerintah Kabupaten Bandung yaitu sebanyak 2.543, terdiri dari 492 formasi untuk CPNS, 1.715 formasi untuk PPPK guru dan 336 formasi untuk PPPK non guru. Proses pendaftarannya sendiri akan ditutup pada tanggal 26 Juli 2021.

Wawan mengungkapkan PPPK ini disiapkan oleh pemerintah untuk mengakomodir calon peserta PNS yang tidak memenuhi syarat. Misalnya, usia peserta seleksi CPNS tidak boleh melebihi 35 tahun. Jadi, pemerintah mengambil jalan tengah untuk membantu para pegawai honorer yang usianya diatas 35 tahun, bisa menjadi ASN melalui jalur PPPK.

“Kira-kira Agustus, sudah ada pengumuman siapa saja yang lolos hasil verifikasi dan validasi dan seleksi,” jelas Wawan.

Dalam proses seleksi CPNS dan PPPK, pihaknya dilibatkan sebagai Panselda untuk melakukan seleksi awal, yang kemudian hasilnya akan disampaikan kepada Panselnas. Kata Wawan, mungkin saja bisa lolos di Panselda tapi saat di Panselnas tidak lolos.

Terkait dengan kendala server yang sering dialami oleh calon pelamar, Wawan mengungkapkan, itu dikarenakan banyak orang yang mengakses portal rekrutmen CPNS dan PPPK secara bersamaan.

“Tapi itu kan sifatnya sementara saja, dan sekarang sudah berjalan normal,” pungkas Wawan.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds