Fokus Tangani Penyebaran Covid-19, Ini yang Dilakukan Pemkab Bandung Barat

TINJAU: Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat meninjau kesiapan sarana prasarana lokasi Isoman. (FOTO: HENDRA HIDAYAT/ RADAR BANDUNG)

TINJAU: Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan saat meninjau kesiapan sarana prasarana lokasi Isoman. (FOTO: HENDRA HIDAYAT/ RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Pelaksana Tugas Kabupaten Bandung Barat, Hengky Kurniawan menegaskan, pihaknya bakal lebih fokus terhadap penanganan Covid-19 di wilayahnya. Terlebih saat ini Kabupaten Bandung Barat masih berada pada risiko zona merah.


Menurutnya, pada perpanjangan PPKM Darurat hingga akhir Juli 2021 ini pemerintah pusat mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa beras dan uang tunai Rp300 ribu.

“Kami Pemda Kabupaten Bandung Barat tentunya harus lebih fokus menangani lonjakan kasus Covid-19 termasuk warga yang terdampak lantaran adanya PPKM Darurat,” katanya.

Ia menambahkan, setidaknya 130.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayahnya yang akan menerima bantuan tersebut. Dengan begitu, bentukan warga ini dapat meringankan warga yang terdampak Covid-19.

“Saya juga kemarin sudah mengecek langsung stok beras ke gudang Bulog di Kota Cimahi untuk memastikan stok bagi warga KBB aman,” katanya.

Hengky menyebut, dampak PPKM Darurat memang sangat terasa oleh sebagian masyarakat. Tidaalk terkecuali masyarakat yang bekerja di bidang non esensial.

“Seperti pelaku usaha wisata dan hotel tidak sedikit karyawannya yang harus di rumahkan lantaran kebijakan PPKM Darurat. Belum lagi masyarakat yang mempunyai pekerjaan lain,” katanya.

Ia mengimbau, masyarakat harus tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan disiplin. Dengan begitu, tingkat penyebaran Covid-19 di KBB dapat ditekan.

“Saya mengimbau masyarakat tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds