Mahasiswa Unpar Terbitkan Puluhan Buku Cerita Anak

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gelorakan semangat berliterasi, mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan jurusan Manajemen angkatan tahun 2020, luncurkan puluhan buku cerita anak sebagai bentuk persembahan untuk anak-anak bangsa.


Ada 76 buku cerita anak. Pada tahap awal akan ada 14 buku. Semua-semua buku-buku tersebut akan memiliki International Standart Book Number (ISBN) dan masyarakat bisa mengaksesnya secara gratis.

Ada berbagai macam judul buku seperti Capit Si Pemarah, Si Gadis dan Nenek Tua dan lainnya. Proses pembuatan bukunya sendiri dilakukan dari nol, dimulai dari pembuatan story board kemudian alur ceritanya dan bekerjasama dengan ilustrator untuk membuat karakter dalam cerita seperti hewan dan lainnya, namun ada juga mahasiswa yang membuat gambar karakternya sendiri.

Bunda PAUD Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya mengapresiasi peluncuran buku cerita anak tersebut. Menurutnya, berdasarkan data dan penelitian menunjukkan masyarakat di Jawa Barat dan Indonesia itu kurang gemar dalam membaca.

Baca Juga: Paguyuban Pasundan Luncurkan Buku 30 Penulis Perempuan

Dari 72 negara, lanjut Atalia, Indonesia berada diurutan kedua dari belakang, kaitan dengan kegiatan berliterasi. Kondisi tersebut disebabkan karena akses bahan bacaan masih sangat terbatas. Apalagi ditengah kondisi pandemi Covid 19, kata Atalia, askes tersebut semakin sulit.

“Ada sekitar 76 buku yang sudah dihasilkan oleh mahasiswa, mudah-mudahan ini bisa menggelorakan semangat berliterasi, karena mereka yang suka membaca sudah dekat dengan dunia buku dan ilmu,” ujar Atalia dalam sambutannya pada kegiatan peluncuran buku cerita anak bagi bangsa, Jumat (16/7/2021).

Atalia mengungkapkan indeks kecepatan membaca rata-rata siswa hanya 190 kata per menit, padahal seharusnya 250 kata per menit. Oleh karena itu, kata Atalia, menjadi PR bagi semua pihak agar bisa membuat anak-anak senang membaca sejak dini.

Baca Juga: Fakta Baru Dugaan Rekayasa Buku Nikah

Istri Gubernur Jawa Barat itu, mendorong kegiatan membaca diperkenalkan sejak usia sangat belia. Karena jika anak gemar membaca maka akan menumbuhkan daya imajinasi, menumbuhkan kemampuan berbahasa dan menumbuhkan nilai moral. Selain itu, Atalia berharap peluncuran buku cerita anak tersebut bisa menghasilkan penulis-penulis baru.

“Semoga bisa memotivasi teman-teman yang lainya untuk terus berkarya dimasa yang akan datang,” pungkas Atalia.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds