Sebut Covid-19 Bukan Virus, Dr Lois Kini Digarap Mabes Polri

POJOKBANDUNG.com – Dr Lois Owien tengah menjadi sorotan publik usai pernyataan kontroversialnya terkait virus Covid-19.


Sebelumnya, Lois mengatakan Covid-19 bukan virus, dan pasien yang meninggal disebabkan interaksi antarobat. Pernyataanya itu pun membuatnya harus berurusan dengan hukum.

Lois dikabarkan telah ditahan dan kasusnya ditangani oleh Polda Metro Jaya.

Hal itu berdasarkan keterangan dokter sekaligus aktivis Tirta Mandira Hudhi atau lebih dikenal dengan nama dr Tirta. Namun, pihak Polda Metro Jaya mengatakan kasus dr Lois kini ditangani oleh Mabes Polri.

“Ke Mabes ditangani Mabes,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (12/7).

Kegaduhan yang dibuat Lois itu pun membuat banyak orang geram. Salah satunya pengacara Pitra Romadhoni Nasution.

Romadhoni berencana melaporkan Lois ke Polda Metro Jaya. Pasalnya, Pitra menilai dr Lois telah menimbulkan keonaran karena pernyataannya tersebut.

“Sehubungan dengan pernyataan dr. Lois Covid 19 bukan virus, sehingga diduga pernyataan tersebut dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat. Untuk itu kami akan membuat Laporan polisi hari ini di Polda Metro Jaya,” kata Pitra Romadoni dalam keterangannya.

Menurut Pitra, Lois dilaporkan terkait dugaan pelanggaran Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 Jo Pasal 45 A ayat 1 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Kabar tidak pasti yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat.

Sebenarnya Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI) telah memanggil Lois untuk dimintai klarifikasi dan pertanggungjawaban ilmiah.

Namun, Lois sempat menegaskan ia pasti akan menolak jika dapat panggilan dari MKEK IDI.

Ia menyebut penolakannya itu sebagai bentuk perjuangannya. Apalagi, ia katakan, pemikirannya selalu ditolak oleh Ikatan Dokter Indonesia hingga Kemenkes.

“Saya sudah berjuang sangat keras di dunia nyata untuk membantu IDI dan Kemenkes, tetapi ditolak karena mereka sudah punya protokol sendiri (dari) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO),” kata Lois.

(jpnn)

Loading...

loading...

Feeds