Erick Thohir Serukan BUMN dan Anak Perusahaan Tertib Program BPJAMSOSTEK

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 yang dirilis 25 Maret 2021 mendapat respon positif dari berbagai pihak. Sama halnya dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, yang langsung menyerukan seluruh jajarannya melalui Surat Edaran yang ditetapkan pada tanggal 18 Juni 2021 yang lalu.


Melalui surat tersebut Erick Thohir menyinggung mengenai urgensi memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pegawai BUMN, termasuk Direksi dan Komisaris atau Dewan Pengawas.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Anggoro Eko Cahyo menyambut baik langkah yang dilakukan Erick Thohir, dalam optimalisasi jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bentuk dukungan atas akselerasi perusahaan perusahaan BUMN melaksanakan Inpres tersebut.

“Kami akan selalu siap berkoordinasi dengan seluruh kementerian dan lembaga serta jajarannya untuk memastikan Inpres berjalan sesuai dengan harapan Presiden,” ucap Anggoro.

Seperti diketahui Inpres yang dimaksud memerintahkan seluruh Kementerian, Lembaga, hingga Kepala Daerah dan Badan, termasuk Kejaksaan untuk mendukung optimalisasi pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjan untuk Pekerja, Badan Usaha dan seluruh ekosistem yang ada dibawahnya termasuk pekerja Non Aparatur Sipil Negara (Non ASN).

Dalam surat edaran yang ditujukan bagi Direksi dan Dewan Pengawas atau komisaris BUMN tersebut, Menteri BUMN mengingatkan untuk mendaftarkan seluruh anggota Dewan Komisaris atau Dewan Pengawas dan Jajaran Direksi serta pegawai BUMN, termasuk juga pimpinan dan seluruh pegawai pada anak perusahaan BUMN.

Berdasarkan keterangan dari Siaran Pers Kementerian BUMN, terdapat 107 perusahaan BUMN yang beroperasi. Jumlah ini telah mengalami penyusutan dari sebelumnya karena dilakukannya konsolidasi, terutama di bidang farmasi dan asuransi untuk memperkuat sektor keuangan maupun sektor industri.

Baca Juga: 265 Orang Meninggal Saat Isoman, LaporCovid-19: Pemerintah Langgar HAM

Kata Anggoro, surat edaran Menteri BUMN tersebut menjadi dukungan kuat sekaligus bukti pelaksanaan Inpres ditanggapi serius oleh seluruh stakeholder.

“Kami berkomitmen untuk selalu mengedepankan perlindungan pekerja menyeluruh agar tercipta rasa aman dan tenang dalam bekerja untuk memastikan pekerja dan keluarganya mencapai kesejahteraan,” tutup Anggoro.

Baca Juga: Kematian Covid-19 Pecah Rekor Selama Pandemi, Capai 555 Jiwa Sehari

Selaras dengan hal tersebut, Kepala BPJAMSOSTEK Bandung Soekarno Hatta, Efa Zuryadi mengatakan, pihaknya akan terus bersinergi dengan perusahaan BUMN setempat, terutama di wilayah Kota dan Kabupaten Bandung.

“Kami akan mengoptimalkan perlindungan yang menyeluruh khususnya bagi masyarakat pekerja di Kota dan Kab Bandung. Kami berharap seluruh pekerja dapat terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan,” tandasnya.

(*/arh)

Loading...

loading...

Feeds