PPKM Darurat, Penutupan Masjid Raya Bandung Dibahas Besok

Masjid Raya Bandung (Masjid Agung), Minggu (28/5). RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

Masjid Raya Bandung (Masjid Agung), Minggu (28/5). RIANA SETIAWAN/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – PPKM Darurat mulai berlaku diterapkan untuk Jawa-Bali, termasuk Provinsi Jabar, per Sabtu (3/7). Masa PPKM Darurat diwacanakan berlaku hingga tanggal 20 Juli 2021 mendatang.


Sejumlah pembatasan pun dinstruksikan pemerintah, termasuk penutupan masjid sebagai tempat ibadah. Berkaitan dengan itu, Humas Masjid Raya Bandung (MRB), Iqbal Muhajir menyampaikan, mengenai keputusan penutupan Masjid Raya Bandung baru akan dirapatkan besok.

“Mengenai keputusan penutupan masjid kita akan mulai rapat besok (Sabtu),” ungkapnya kepada Radar Bandung, Jumat.

Iqbal mengatakan, seluruh pengurus Masjid Raya Bandung akan melakukan rapst pleno terlebih dahulu untuk menyikapi pemberlakuan PPKM Darurat tersebut.

Kendati demikian, Iqbal menyampaikan, pihak pengurus MRB akan mengikuti peraturan Pemprov Jabar.

“Seluruh pengurus Masjid Raya Bandung akan lakukan rapat pleno untuk menyikapi bagaimana berlakunya PPKM darurat mulai tanggal 3 sampai 20 Juli. Sesuai Perwal ataupun peraturan pemerintahan provinsi, karena masjid ini di bawah tentu kami akan mengikuti apa yang diputuskan Pemprov Jabar,” imbuhnya.

Pihaknya memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak Pemprov Jabar. Bagaimana hasil pleno yang diambil hari ini, kata Iqbal, diharapkan menjadi keputusan yang memberikan maslahat bagi umat.

“Jadi titik poinnya adalah kami Masjid Raya Bandung akan terus berkordinasi dengan Pemprov dan akan terus mengikuti arahan dari Pemprov Jabar karena memang masjid Raya ini masih di bawah Pemprov Jabar,” katanya.

“Hal itu nanti kita akan rapatkan besok rapat pleno mudah-mudahan keputusan yang akan kita ambil merupakan maslahat bagi semuanya, solusi ditengah pandemi yang belum membaik ini,” pungkasnya.

(muh/job/salmah)

Loading...

loading...

Feeds