Virus Varian Delta Sudah Nyebar di 9 Wilayah, Emil: Disiplin Jaga Prokes

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meninjau RSUD dan tempat isolasi pasien COVID-19.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meninjau RSUD dan tempat isolasi pasien COVID-19.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Virus Covid-19 varian Delta dikabarkan sudah masuk ke sembilan wilayah di Jawa Barat. Virus tersebut daya penularannya cukup tinggi. Hal ini berpengaruh pada peningkatan signifikan keterisian rumah sakit.


Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan, berdasarkan genome sequencing, varian virus Covid-19 Delta ditemukan di Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Depok, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Subang.

“Varian delta menularnya cepat, tapi kalau dilawan dengan prokes (protokol kesehatan) tidak akan menular. Varian delta sudah mendapati pasien muda, berdasarkan laporan dari Rumah Sakit Boromeus. Tapi cepat sembuhnya (pasien muda),” ucap Emil sapaan Ridwan Kamil, Rabu (30/6/2021).

“Saya meminta masyarakat untuk waspada dan hati-hati dan tetap jaga prokes,” terangnya.

Emil menuturkan, keberadaan virus varian Delta ini berpengaruh signifikan pada keterisian rumah sakit. Hasil evaluasi, angka keterisian rumah sakit untuk pasien Covid-19 mencapai 90 persen.

“Jatah untuk pasien Covid-19, 40 persen dari total bed di RS. Kalau tempat tidur keseluruhan (di Rumah Sakit) ada 54 ribuan, yang dijatah untuk pasien Covid-19 itu dari 14 ribu, sekarang (kuotanya) naik jadi 16 ribu,” ucap dia.

Menindaklanjuti hal itu, ia menyampaikan strategi yang akan dilakukan untuk mengurangi keterisian di Rumah Sakit. Hasil penelitian, banyak pasien yang dirawat sebetulnya tidak perlu diam di rumah sakit.

“Gejalanya kan empat kategori (untuk pasein Covid-19). Yaitu, tak bergejala, gejala ringan, sedang dan berat. Kita sedang menyisir yang masuk ker RS itu gejala sedang dan berat. Yang ringan tidak perlu ke RS. Sekarang masih bercampur,” ucap dia.

“Di hulu kita cegah melalui ruang isolasi desa. Yang tidak bergeajla dan ringan bisa di rawat di isolasi. Ada 4.229 ruang isolasi di desa desa. Sehingga mengurangi orang yang dikit dikit ke rs. Di hilirnya pusat pemulihan nama lain dari hotel apartemen non RS,” pungkasnya.

(muh)

Loading...

loading...

Feeds