Pemkab Bandung Serius Cegah Peredaran Narkoba

Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan

Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Wakil Bupati Bandung, Sahrul Gunawan berharap segera miliki sekretariat Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung. Hal itu sebagai bentuk keseriusan Pemkab Bandung terhadap pemberantasan narkoba yang masih marak di masyarakat.


Sahrul menyebutkan, proses untuk pembentukan BNN Kabupaten Bandung sampai saat ini masih berjalan dan diharapkan akan segera selesai dalam waktu dekat mengingat secara geografis dan demografi Kabupaten Bandung, sangat besar sehingga potensi peredaran narkoba cukup besar juga.

“Kita harus sama-sama membuat pengamanan agar generasi pemuda tidak terjerumus ke narkoba,” ujar Sahrul saat wawancara di Soreang.

Pria yang juga terkenal sebagai entertainer itu menuturkan, pihaknya sangat serius berupaya dalam mencegah peredaran narkoba. Bahkan hal tersebut menjadi prioritas dalam program Bedas. Apalagi, ungkap Sahrul, hampir semua Kabupaten/Kota di Bandung Raya sudah memiliki BNN sendiri.

“Insyaallah bisa segera, masa kita harus menginduk pada tetangga,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polresta Bandung, Kompol Dadang Garnadi mengatakan di Kabupaten Bandung, sejak Januari hingga Juni 2021 ada 46 perkara dengan 50 orang tersangka, dimana untuk barang buktinya yaitu terdiri dari ganja sebanyak 2.285 gram, narkotika jenis sabu sebanyak 204 gram, psikotropika ada 834 butir, obat-obatan jenis G sebanyak 1.970, dan tembakau sintetis atau tembakau gorila sebanyak 879 gram.

“Perbandingan jumlah perkara dari tahun 2019, 2020 dan 2021, setiap tahunnya meningkatkan, artinya peredaran penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polresta Bandung cukup tinggi,” ungkap Dadang.

“Dalam tahun 2021 ini ada tiga kasus pengguna sabu yang akan direhabilitasi, dan hal tersebut sudah di komunikasikan dengan BNNP,” sambungnya.

Menurut Dadang, BNNK ini akan mempermudah komunikasi dan koordinasi manakala ada yang harus menjalani rehabilitasi. Secara operasional tidak adanya BNNK memang tidak menghambat kegiatan pemberantasan narkoba, namun BNNK ini seharusnya ada di setiap wilayah kabupaten/kota.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds