Kabupaten Bandung Targetkan Masuk Zona Kuning dalam Dua Pekan

Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Setelah lebih dari satu pekan berada di zona merah, kini Kabupaten Bandung berstatus zona orange resiko penyebaran Covid-19.


Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengaku bersyukur Kabupaten Bandung bisa kembali memasuki zona orange resiko penyebaran Covid-19. Dalam dua minggu kedepan, ia menargetkan Kabupaten Bandung bisa masuk kategori resiko rendah penyebaran Covid 19 atau zona kuning.

“Tentunya harus dilakukan beberapa langkah, diantaranya kita harus paham tentang titik lokus yang menjadi sasaran, kita harus terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga protokol kesehatan,” ujar Dadang saat wawancara di Soreang, Kamis (24/6/2021).

Selain itu, kata Dadang, ada lima unit cator yang disiagakan untuk menunjang kegiatan penyemprotan disinfektan, utamanya di wilayah yang berstatus zona merah. Kata Dadang, setiap desa sudah diberikan kewenangan untuk menentukan wilayahnya yang berstatus zona merah.

Selain itu, upaya lainnya adalah menyiapkan 234 bed untuk tempat isolasi bagi warga yang terpapar Covid-19. Kata Bupati, jika masih kurang maka akan dipersiapkan wisma atlet sebagai tempat isolasi.

“Tingkat kesembuhan kemarin diangka 160 sampai 170 sehingga cepat, dalam upaya penanganan Covid 19 ini kami serius dan bagi yang menjalani isoman kita akan mendistribusikan makanan sehingga tidak berkeliaran dan tentu ini untuk mempercepat penyembuhan di rumah,” ungkap Dadang.

Untuk program vaksinasi Covid-19, kata Dadang, dilakukan setiap hari. Namun yang menjadi catatannya adalah kegiatan vaksinasi itu tidak boleh menciptakan kerumunan warga.

“Saya tidak setuju kalau vaksinasi itu masal, karena itu memancing kerumunan, saya setuju vaksinasi dilakukan per wilayah itu lebih efektif. Misalnya ada tujuh ribu dosis vaksin maka dilakukan di tujuh wilayah. Kemudian prioritas yang kedua program vaksinasi adalah tenaga buruh harus diperhatikan karena ini menyangkut ketahanan tubuh, jadi penting,” papar Dadang.

Disinggung mengenai objek wisata, Bupati menjelaskan, sesuai dengan surat edaran kementerian, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 5 Juli. Oleh karena itu, dirinya meminta semua pihak untuk sabar demi keselamatan semuanya.

“Kami juga berharap bahwa Covid-19 ini menghilang. Saya mohon bantuan dan kerjasama semua pihak agar korona bisa menghilang. Kesehatan pulih maka ekonomi akan bangkit,” pungkas Dadang.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds