Cegah Kedatangan Warga Luar, Polresta Bandung Lakukan Penyekatan Setiap Akhir Pekan

DIPUTARBALIKKAN : Petugas kepolisian memutarbalikkan kendaraan yang melintas gerbang Tol Seroja.(FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

DIPUTARBALIKKAN : Petugas kepolisian memutarbalikkan kendaraan yang melintas gerbang Tol Seroja.(FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Dalam rangka mengurangi mobilitas warga dari luar daerah, utamanya yang berasal dari zona merah resiko penyebaran Covid-19, Satlantas Polresta Bandung menggelar penyekatan kendaraan setiap weekend atau akhir pekan.


Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Erik Bangun Prakasa mengatakan kegiatan penyekatan kendaraan tersebut dilakukan di gerbang Tol Cileunyi dan gerbang Tol Soreang-Pasirkoja (Seroja).

“Mengurangi mobilitas masyarakat luar daerah khususnya yang akan berlibur di wilayah kita, misalnya Jakarta yang saat ini berstatus zona merah, jangan sampai ada yang memaksa liburan ke wilayah kita dan jangan sampai menularkan lagi virusnya,” ujar Erik saat dihubungi via telepon, Kamis (24/6/2021).

Erik menegaskan, dalam kegiatan penyekatan kendaraan tersebut, bagi warga yang tidak bisa menunjukkan surat bebas Covid-19 atau negatif Covid-19 maka akan diputarbalikkan oleh petugas. Kata Erik, akan ada petugas kesehatan yang bersiaga di pos penyekatan untuk memberikan pelayanan swab antigen gratis kepada para pengendara.

“Kita masuk zona orange (resiko sedang penyebaran Covid-19), untuk mempertahankan itu kita tetap mengurangi mobilitas warga masyarakat, yang masuk ke wilayah Kabupaten Bandung. Senin sampai Kamis kita melaksanakan penutupan di alun-alun Kabupaten Bandung untuk mengurangi kerumunan,” tutur Erik.

Erik berharap kegiatan penyekatan kendaraan tersebut bisa menjadi warning, bahwa dengan angka keterisian rumah sakit rujukan Covid 19 yang tinggi dan juga tingkat penyebaran Covid 19 yang cukup tinggi, maka sebaiknya masyarakat memanfaatkan akhir pekan untuk berkumpul dengan keluarga di rumah.

“Kami minta kesadaran dari masyarakat untuk tidak usah bepergian dulu, sampai kondisinya kondusif,” pungkas Erik.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds