BPJAMSOSTEK Harapkan Kerjasama HRD Perusahaan Mutahirkan Data Karyawan

Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Bandung Suci, Tidar Yanto Haroen (kiri) memaparkan manfaat program BPJAMSOSTEK.

Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Bandung Suci, Tidar Yanto Haroen (kiri) memaparkan manfaat program BPJAMSOSTEK.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – BPJAMSOSTEK harapkan HRD perusahaan menjadi mitra dan bekerjasama untuk memutahirkan data karyawan yang didaftarkan sebagai peserta.


Pekerja dan perusahaan diminta update kartu BPJAMSOSTEK versi elektronik yang lebih multifungsi. Seperti diketahui, BPJAMSOSTEK kini memberikan kartu baru dalam bentuk elektronik kepada para pesertanya.

Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Bandung Suci, Tidar Yanto Haroen mengatakan, seperti halnya yang tertuang dalam Pasal 3 Peraturan BPJS Ketenagakerjaan Nomor 1 tahun 2021 menyatakan, kartu peserta berupa kartu dalam bentuk fisik maupun kartu dalam bentuk digital atau elektronik.

Kartu elektronik ini berfungsi sama, seperti kartu “fisik sebelumnya. Hanya saja, kini para tenaga kerja tidak perlu repot lagi atau takut ketika kartu tersebut hilang dan rusak,” ucap Tidar.

Tidar menjelaskan, kartu elektronik ini akan mempermudah para pekerja khususnya di Kota Bandung dalam menerima manfaat dan layanan tambahan dari program-program BPJAMSOSTEK.

“Manfaat lain adalah kecepatan dalam klaim dan mendapatkan kartu karena langsung dikirimkan melalui email peserta setelah terdaftar dan tidak perlu repot ke Kantor Cabang BPJAMSOSTEK,” tuturnya.

Selanjutnya, sambung Tidar, keamanan data peserta melalui QR code dan informatif untuk melakukan cek saldo JHT, status peserta dan data penting lainnya.

“Memiliki fungsi penggunaan yang sama dengan kartu fisik bagi peserta BPJAMSOSTEK,” terangnya.

Tidar menyebutkan, kartu digital sangat mudah diakses melalui aplikasi mobile BPJSTKU, SIPP Online dan website resmi BPJAMSOSTEK, sehingga tidak perlu takut kartu hilang atau rusak.

“Peserta dapat merasakan berbagai macam keunggulan manfaat lainnya saat bertransaksi di merchant yang bekerja sama dengan BPJAMSOSTEK,” katanya.

“Kartu elektronik ini membutuhkan data kepesertaan yang valid, untuk itu kami sangat berharap para pemberi kerja (dalam hal ini HRD) dapat membantu dalam proses memutakhirkan data karyawannya,” sambungnya.

Hal ini diperlukan agar semua peserta dapat merasakan setiap manfaat yang diberikan. Oleh karena itu, diperlukan kemutakhiran data yang didaftarkan kepada BPJAMSOSTEK sehingga pelayanan yang diberikan bisa lebih maksimal.

“Para pekerja juga bisa melakukan koreksi langsung ke kantor BPJAMSOSTEK mengenai validitas NIK dengan mengikuti prosedur yang berlaku,” tutupnya.

(*/arh)

Loading...

loading...

Feeds