Bandung Barat Masuk Zona Orange, PPKM Mikro Tetap Diperketat

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Kabupaten Bandung Barat kini berada pada risiko penyebaran Covid-19 zona oranye. Hal itu berdasarkan hasil evaluasi Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, per 14-20 Juni 2021.


Juru Bicara Covid-19 KBB, Agus Ganjar Hidayat mengatakan, hasil evaluasi tersebut berdasarkan perkembangan penanganan kasus lonjakan Covid-19 di KBB.

“Satgas Covid-19 Kabupaten Bandung Barat berupaya menekan angka penyebaran Covid-19 dengan memperketat PPKM Mikro hingga tingkat wilayah,” katanya pada Radar Bandung, Kamis (24/6/2021).

Ia menjelaskan, berdasarkan skor dari Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat pertanggal 14-20 Juni 2021, mengalami peningkatan yang cukup baik jika dibandingkan pekan sebelumnya.

“Kalau skor sekarang itu 1,99 sedangkan pada tanggal 7-13 Juni 2021 pada saat KBB zona merah skornya adalah 1,55,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, dengan beranjak Kabupaten Bandung Barat dari risiko zona oranye dirinya meminta masyarakat untuk tidak lengah menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Tetap saja 5 M harus diterapkan secara disiplin oleh semua pihak. Karena itu kunci utama upaya menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah kita,” katanya.

Ia menyebut, aktivitas wisata kemungkinan besar dapat kembali dibuka dengan catatan hanya 25 persen pengunjung saja umyang diperbolehkan masuk ke area wisata. Hal tersebut sesuai dengan anjuran pemerintah pusat.

“Tempat wisata memang secara aturan kalo zona oranye itu boleh buka, tapi dengan 25 persen dan sangat ketat prokesnya. Tentu kita juga bijak karena memang secara aturan di perbolehkan dan kemarin Disparbud juga minta ijin,” terangnya.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Hengky Ajak Warga Displin Prokes

Ia menegaskan, Pemkab Bandung Barat terus berupaya maksimal dalam mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas. Salahsatunya dengan mengoptimalkan vaksinasi terhadap masyarakat.

“Jadi intinya sekarang vaksinasi harus lebih masif tidak usah menyisakan stok yang ada habiskan saja. Tahap keduanya nanti menyusul,” katanya.

Baca Juga: Positif Covid-19, Indro Warkop Langsung Isolasi Mandiri

Hengky menyebut, saat ini pihaknya telah memperluas sasaran vaksinasi tidak hanya bagi masyarakat pada kriteria lansia saja. Lebih jauh dari itu, masyarakat diatas usia 18 tahun proses vaksinasinya terus berjalan.

“Ini ikhtiar kita agar imun masyarakat segera terbentuk. karena memang lonjakan covid ini di KBB cukup besar. Ini upaya kita terus melakukan testing, tracing agar kita tahu apa yang kita lakukan,” katanya.

(kro)

 

Loading...

loading...

Feeds