Disiplin Prokes Belum Maksimal, Satu Hari Tembus 100 Orang Positif Covid-19 di Bandung Barat

VAKSIN: Seorang pedagang menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

VAKSIN: Seorang pedagang menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan menyatakan Kabupaten Bandung Barat saat ini siaga penyebaran Covid-19.


Pasalnya, tren kasus di wilayah Kabupaten Bandung Barat terus mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Bahkan dalam satu hari kasus penambahan Covid-19 bisa mencapai 100 orang.

Hengky mengatakan, pihaknya terus melakukan upaya tracing, testing dan treatment untuk memastikan penangan kasus lonjakan kasus Covid-19 di wilayahnya cepat dan tepat.

“Selain itu, peranan masyarakat dalam disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dalam keseharian menjadi kunci utama menekan laju penyebaran Covid-19,” katanya, Rabu (23/6/2021).

Ia menilai, sejauh ini kesadaran masyarakat untuk mengimplementasikan 5M yakni mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas masih belum maksimal.

“Kita harus lebih disiplin dalam menerapkan prokes Covid-19, karena menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat adalah tanggung jawab bersama,” katanya.

Sementara itu, Hengky menyebut, saat ini keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat hampir seratus persen terisi pasien terpapar virus Corona.

“Ketersediaan tempat tidur di RS rujukan Covid-19 di KBB pun saat ini sudah terisi penuh. Bahkan sudah mencapai 98 persen,” katanya.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Terus Melonjak, Pemprov Jabar Tambah 2.400 Tempat Tidur

Ia menegaskan, saat ini Pemkab Bandung Barat berupaya maksimal untuk menyediakan tempat tidur bagi pasien positif Covid-19 yang harus mendapatkan pelayanan medis.

Oleh karena itu, pihaknya mengambil keputusan untuk mengoperasikan RSUD Cikalongwetan hanya melayani pasien terpapar Covid-19. Sementara itu, pasien non covid akan dirujuk ke rumah sakit swasta.

“Untuk warga yang sakit non covid akan kita arahkan ke RS Swasta yang melayani pasien BPJS dan yang lainnya,” katanya.

Baca Juga: Kasus Covid di Bandung Barat Tinggi, PPKM Diperketat Hingga Tingkat Wilayah

Selain itu, Hengky punas telah menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bekerjasama dengan pemilik gedung maupun Balai Latihan Kerja (BLK) agar dipergunakan sebagai ruang isolasi bagi pasien Covid-19.

“Hari ini Dinkes KBB mulai survey untuk mempersiapkan RSUD Cikalongwetan dan mudah mudahan besok bisa fokus menangani pasien Covid-19,” pungkasnya.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds