Batal Berangkat Haji, Jamaah Ambil Uang BIPIH Rp11 Juta

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Akibat terdampak Covid-19 sejumlah masyarakat yang gagal berangkat ibadah haji 2021, mengambil setoran selisih BIPIH sebesar Rp11 juta.


Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) KBB, Dadi Rusmadi saat dihubungi, Selasa (22/6/2021).

Menurutnya, para calon jemaah haji tersebut mengambil uang selisih BIPIH usai mengetahui batal berangkat menjalankan ibadah ke tanah suci.

“Calon jemaah haji yang batal berangkat ke tanah suci asal Kabupaten (KBB) mulai mengambil setoran pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) yang sudah dibayarkan,” jelasnya.

Dadi menegaskan, calon jemaah haji mengambil selisih BIPIH sekitar Rp11 juta karena masalah perekonomian. Uang itu diambil untuk kebutuhan keluarganya akibat terdampak pandemi Covid-19.

“Sejak ada pengumuman pemberangkatannya dibatalkan, sudah ada 5 calon jemaah haji yang mengambil selisih BIPIH,” ujarnya.

Baca Juga: Keberangkatan Haji 2021 Batal, Gubernur Jawa Barat Bilang Begini

Ia menyebut, calon jemaah haji yang sudah mengambil selisih BIPIH itu tetap bisa berangkat haji tahun depan. Pasalnya, nomor porsi haji atau nomor urut pendaftaran yang didapatkan jemaah ketika membayar setoran awal di bank tidak dibatalkan.

“Jadi mereka yang mengambil BIPIH itu tetap masuk list daftar haji karena porsinya tidak dibatalin,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, jika nantinya calhaj akan berangkat ibadah haji, tinggal membayar selisih BIPIH yang sudah diambil. Dengan begitu, calhaj bisa langsung berangkat tanpa menunggu antrean lagi.

Baca Juga: Ibadah Haji 2021 Batal, Pedagang oleh-oleh di Pasar Baru Trade Center Merugi

“Betul, mereka tinggal membayar selisihnya saja yang saat ini sudah diambil. Teknis pengambilan selisih BIPIH itu, cukup dengan mengajukan permohonan ke Kemenag KBB, setelah itu pihaknya mengusulkan ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH),” jelasnya.

Berdasarkan data Kementerian Agama KBB, pada tahun ini KBB mendapat kuota jemaah haji sebanyak 1.112 orang dengan rincian 1.073 orang sudah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dan 39 orang belum melunasi. Jadi calon haji yang batal berangkat sesuai KMA nomor 660 sebanyak 1.073 orang.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds