Vaksinasi Lansia di Jabar Dinilai Lambat, Emil: Perlu Cara-cara Kreatif

VAKSINASI: Sejumlah Lansia menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 di Kelurahan Cibabat, Rabu (19/5). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

VAKSINASI: Sejumlah Lansia menjalani penyuntikan vaksin Covid-19 di Kelurahan Cibabat, Rabu (19/5). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Berdasarkan laporan Satgas Covid-19 Jabar, Minggu (20/6/2021) dari target vaksinasi lansia sebanyak 4,6 juta orang, baru sekitar 10,90 persen atau 479.901 lansia yang sudah menerima vaksin dosis pertama. Sementara yang sudah menerima dosis kedua sebanyak 311.509 orang atau 7,07 persen.


Sebelumnya, vaksinasi lansia di Jabar diakui mendapat teguran dari pusat, khususnya yang menjadi sorotan adalah tiga daerah yakni Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Indramayu. Hal ini sempat disinggung Gubernur Jabar, Ridwan Kamil atau Emil pada akhir Mei lalu.

“Kemudian juga untuk lansia kita ditegur. Ini terendahnya (vaksinasi lansia) ada di Kabupaten Majalengka, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Garut. Sehingga mengakibatkan akumulasi vaksinasi lansia kita masih belum baik,” katanya.

Terbaru, Emil berharap agar semua pihak, khususnya aparat pemerintah kewilayahan dapat mengakselerasi vaksinasi lansia dengan cara-cara yang kreatif dan unik untuk menarik para lansia agar bersedia mendapatkan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Corona Terus Menyebar, Sekda Jabar Positif Covid-19

Misalnya, Emil mengapresiasi, cara unik yang dilakukan aparat pemerintahan di Cipanas, Kabupaten Cianjur yang memberikan sudah satu ekor ayam hidup sebagai insentif bagi lansia yang bersedia divaksin.

“Saya mengapresiasi siapapun yang ikut membantu pemerintah menyukseskan vaksinasi pada kelompok rentan ini,” ungkapnya.

“Perlu cara-cara kreatif di tengah derasnya hoaks tentang vaksin, masyarakat perlu diedukasi tentang keamanan dan manfaat vaksin bagi Lansia itu, salah satunya bisa dengan memberikan hadiah atau bingkisan,” imbuhnya.

Menurutnya, jika semua pemerintah kota dan kabupaten melakukan hal yang sama dengan cara kreatif lainnya bukan tidak mungkin vaksinasi lansia akan melesat peningkatannya. Terpenting, kata Emil, selain kreatif caranya juga baik dengan satu tujuan, vaksinasi Lansia di Jabar bisa terdongkrak dan masyarakat rentan ini bisa terlindungi dari penularan Covid-19 yang saat ini tengah melonjak.

Baca Juga: Jubir Satgas Wiku Adisasmito Umumkan Positif Covid-19

Emil pun mendorong pemerintah kota kabupaten untuk mengadakan sentra vaksinasi atau dengan cara jemput bola bekerja sama dengan TNI/Polri, BUMN, BUMD, maupun swasta.

“Insentif satu ekor ayam untuk satu orang lansia bisa jadi contoh dan diaplikasikan di tempat lain namun hal itu tergantung dengan kemampuan anggaran daerah setempat. Kalau ada cara kreatif lainnya yang tidak perlu melibatkan anggaran itu akan lebih baik,” pungkasnya.

(muh)

Loading...

loading...

Feeds