Pemred Media Online Tewas Ditembak di dalam Mobil

Mobil Mara Salem Harahap (42) pemred media online lokal di Siantar, Sumut yang tewas ditembak OTK

Mobil Mara Salem Harahap (42) pemred media online lokal di Siantar, Sumut yang tewas ditembak OTK

POJOKBANDUNG.com – PEMRED media online lokal di Siantar, Sumut, Mara Salem Harahap (42) tewas diberondong peluru, Sabtu (19/6). TKP berjarak 300 meter saja dari rumahnya.


Wartawan media online Marsal Harahap ini tewas dengan luka tembak di dua lokasi di tubuhnya. Korban diduga dihabisi atau ditembak di dalam mobil yang dikendarainya.

Dari informasi yang dihimpun, Mara Salem diduga ditembak orang tak dikenal (OTK) saat hendak pulang ke rumahnya di Dusun VII, Desa Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun.

Ditemukan luka tembak pada tubuh korban bagian paha kiri dan bawah perut.

Informasi yang diperoleh, warga setempat menemukan korban bersimbah darah dalam mobil sekitar 300 meter dari rumahnya. Warga sempat membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Vita Insani Pematangsiantar. Nahas, setiba di RS ia dinyatakan meninggal dunia.

Kabar tewasnya korban dibenarkan Humas RS Vita Insani Pematangsiantar Sutrisno Dalimunthe. Namun Sutrisno mengaku belum mengetahui detail penyebab kematian korban.

Kapolres Simalungun Akbp Agus Waluyo turun ke lokasi penembakan. Selain itu, Personel Satreskrim Polres Simalungun dibantu Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara terus menyelidiki kasus pembunuhan yang diduga direncakan oleh OTK.

Hal tersebut diungkap Agus Waluyo didampingi Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Rachmat Aribowo dihadapan para awak media di Halaman rumah duka, Nagori Karang Anyar, Kecamatan Gunung Maligas.

“Kehadiran saya disini terkait temuan mayat yang berada di dalam mobil, untuk mengetahui perkembangan lebih lanjut dan melakukan oleh TKP”, kata Agus Waluyo, yang juga hadir Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, masih melakukan pendalaman penyelidikan. “Saya minta kepada rekan-rekan media mohon waktunya semoga perkara ini segera terungkap,” katanya.

(pojoksatu)

Loading...

loading...

Feeds