Pulihkan Ekonomi Gegara Pandemi, Kang DS Ambil Langkah Ini

Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Sejumlah langkah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung untuk memulihkan kondisi perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19.


Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan, tren pertumbuhan ekonomi masyarakat saat ini tengah mengalami peningkatan. Namun kondisi tersebut diiringi dengan naiknya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bandung.

Program pertama yang akan dilakukan guna mengembalikan kondisi ekonomi adalah dengan mempercepat proses pelelangan proyek-proyek yang ada di Kabupaten Bandung.

“Pemulihan ekonomi tentunya ini berasal dari Anggaran Pendapatam Belanja Daerah (APBD), kita akan mempercepat lelang atau tender proye-proyek yang ada di Kabupaten Bandung, sehingga dalam waktu dua bulan kedepan ini sudah terealisasi pelaksanaannya. Hal tersebut akan membantu roda kehidupan,” ujar Dadang saat wawancara di rumah jabatannya, Soreang, Jumat (18/6/2021).

Baca Juga: Ratusan Nakes di Kabupaten Bandung Terpapar Covid-19, Dinkes Khawatirkan Ini

Upaya lainnya, ungkap Bupati, adalah akan dilakukan intervensi terhadap APBD perubahan. Kata pria yang akrab disapa Kang DS, hal tersebut dapat menunjukkan keberpihakan pemerintah daerah dalam mempercepat perekonomian masyarakat.

“Dalam APDB perubahan kita ada intervensi. Jadi, bagaimana keberpihakan pemerintah daerah dalam upaya mempercepat ekonomi masyarakat,” ungkap Kang DS.

Baca Juga: Kabupaten Bandung Optimalkan Penanganan Sampah, Begini Caranya

Langkah yang ketiga dalam memulihkan perekonomian adalah dengan mempermudah proses perijinan di Kabupaten Bandung. Bupati memastikan, proses mengurus izin selain analisis dampak lingkungan (amdal) hanya perlu memakan waktu paling lama satu minggu.

“Kita akan mempermudah perijinan di Kabupaten Bandung, sekarang sudah menjadikan suatu keputusan, dan Besok Senin saya akan tandatangani perbupnya. Dimana untuk mengurus ijin diluar amdal, kita akan tetapkan paling lambat lima sampai tujuh hari selesai, bagi yang ada amdalnya maksimal 90 hari selesai,” pungkas Kang DS.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds