Perayaan Hut Kabupaten Bandung Barat Digelar Sederhana, Ini Agendanya

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat (KBB) ke-14 tahun 2021, dilaksanakan secara sederhana. Tidak seperti sebelum terjadi Pandemi Covid-19, peringatan Hari Jadi KBB, cukup meriah dengan melibatkan berbagai komponen masyarakat.


Sekretaris Panitia Pelaksana Hari Jadi KBB ke-14, Agus Ginanjar Hidayat menyatakan, untuk menjaga protokol kesehatan (prokes), peringatan Hari Jadi KBB kali ini lebih banyak dilaksanakan secara virtual.

Puncak peringatan berupa Sidang Paripurna Dewan, secara virtual ditempatkan di Hotel Novena Lembang. Sedangkan, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan bersama para asisten dan undangan lainnya di Lantai 3 Gedung Utama Komplek Perkantoran KBB.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mengikuti secara zoom meeting Sidang Paripurna tersebut di kantornya masing-masing.

Peringatan secara virtual tersebut ditayangkan di Chanel youtube Dinas Komunikasi, Informasi dan Stastik KBB. Jadi masyarakat bisa mengikutinya dengan menonton youtube tersebut.

“Untuk memeriahkannya, ada live streaming selama 24 jam, mulai pukul 07.00 WIB pada tanggal 19 Juni, sampai pukul 07.00 WIB tanggal 20 Juni 2021. Full berbagai kegiatan secara virtual,” beber Agus di Ngamprah, Rabu (16/6/2021).

Baca Juga: 27 Warga Gunung Halu Bandung Barat Terpapar Covid-19

Acara yang dipandu selama 24 jam tersebut, berupa tausiyah, kreasi seni, talkshow, hiburan dan lain-lain. Di situ juga ada beberapa penanyangan konten dari OPD, selama tahun 2021

Sebelumnya, yakni pada 16-17 Juni 2021 diselenggarakan Lomba Cerdas Camat, dengan peserta 2 orang/ kecamatan. Untuk desa, diadakan Lomba Kepala Desa Kreatif dan Inovatif dengan leading sektor Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda KBB.

Baca Juga: Lokawisata di Bandung Barat Ditutup Total, Operasi Yustisi Diperketat

Selain itu, digelar juga game online, pertandingan sepakbola, lomba kreasi hidroponik, dan lain-lain. Kata Agus, kendati peringatan Hari Jadi KBB ke-14 ini sederhana, namun diusahakan tidak meninggal makna.

Keterlibatan unsur masyarakat, tetap ada dengan menggaet pihak-pihak tertentu.

“Untuk pembacaan Sejarah KBB juga, dibacakan oleh Kasep Ayatulloh Muhammad Aliyasir sebagai atlet basket Disabilitas berprestasi,” pungkasnya.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds