Kota Bandung Tutup Wisata dan Tempat Hiburan

Walikota Bandung Oded M Danial

Walikota Bandung Oded M Danial

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jabar Ridwan Kamil menetapkan Bandung Raya berstatus Siaga 1 Covid-19.


Seiring dengan ini, Wali Kota Bandung, Oded M Danial menyampaikan, Pemkot Bandung kembali memberlakukan work from home (WFH) 50 persen pegawai di seluruh instansi selama 14 hari ke depan.

Untuk sementara, Pemkot bandung juga tidak akan menerima kunjungan dinas dari luar daerah.

“Tidak boleh ada kunjungan dinas dari luar kota ke Kota Bandung,” ujar Oded usai rapat terbatas Forkopimda di Balai Kota Bandung, Rabu (16/6/2021).

Selain itu, penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro akan diperluas, termasuk pengaktifan kembali posko siaga Covid-19.

Tercatat, ada 151 kelurahan di Kota Bandung yang melaksanakan PPKM Mikro. PPKM harus hingga tingkat RT dan RW.

“Hari ini tadi evaluasi dari 151 (kelurahan), 131 yang sudah ada sisanya nonaktif, kita perintahkan mereka mengaktifkan posko ini,” terangnya.

Sementara itu, selama 2 pekan ke depan, terhitung sejak Kamis (17/6), objek wisata dan tempat hiburan di Kota Bandung akan kembali ditutup.

“Kebijakan yang pertama penutupan tempat hiburan dan wisata,” tegas Oded.

Selain penutupan objek wisata dan tempat hiburan, restoran dan kafe juga diharuskan hanya melayani pemesanan take away, serta melakukan pembatasan jam operasional, yang sebelumnya tutup pukul 21.00 WIB, kini hanya boleh buka hingga pukul 19.00 WIB.

Pembatasan ini juga berlaku untuk mal dan toko-toko modern.

Selain itu, kegiatan-kegiatan hotel yang mengundang banyak orang pun dilarang. Untuk acara pernikahan, hanya boleh melangsungkan akad dengan jumlah peserta maksimal 50 orang.

“Saya memohon, mari bersama-sama lebih meningkatkan kesiagaan kita dalam menghadapi Covid-19 dan masyarakat luar Kota Bandung saya mengimbau agar jangan masuk Kota Bandung kalau tidak ada kepentingan yang sangat urgen,” tandasnya.

(muh)

Loading...

loading...

Feeds