Premanisme Dibrantas, Kompolnas Minta Jangan Cuma Musiman

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Komisioner Kompolnas, Poengky Indart mendukung upaya penindakan aksi premanisme dan pungli di sekitar kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.


Namun, penindakan aksi premanisme ini dibutuhkan kerjasama dengan pihak aparat lainnya. Hal itu untuk membuat jera para pelaku.

“Begal, pungli dan premanisme adalah kejahatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, dan membutuhkan kerjasama semua pihak untuk memberantasnya,” kata Poengky, Selasa (15/6/2021).

Poengky berharap upaya keterlibatan pihak lain dalam membrantas aksi premanisme diharapkan dapat diberlakukan di seluruh Indonesia.

Tak hanya itu, kata Poengky, pemberantasan premanisme itu juga harus dilakukan secara terus menerus oleh Polri agar penindakannya tak dinilai musiman.

“Saya berharap hal ini dilakukan secara komprehensif (oleh Polri), terus-menerus dan tegas,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Kamis (10/6/2021). Dalam kunjungannya itu presiden Jokowi mendengarkan langsung keluhan para sopir truk kontainer.

Baca Juga: Kapolri Instruksi Polisi Seluruh Indonesia Lakukan Operasi Premanisme

Di momen itu, para sopir mengeluhkan banyaknya premanisme yang melakukan pemalakan di perbatasan Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Terminal Peti Kemas Koja, Jakarta Utara.

Ditambah lagi banyaknya praktek pungutan liar (pungli) terhadap para sopir truk kontainer yang melintas di kawasan Jakarta Utara tersebut.

Mendengar keluhan para sopir truk kontainer tersebut, presiden Jokowi langsung menelpon Kapolri agar bergerak cepat menindak para preman dan pungli di kawasan Jakarta Utara tersebut.

Baca Juga: Berantas Premanisme, Polresta Bandung Tingkatkan Pengawasan

Hingga saat ini, pihak aparat kepolisian berhasil menangkap 50 pelaku pungutan liar (pungli) yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Pelaku Pungli tersebut merupakan karyawan PT dan preman yang biasa melakukan pungli di lokasi tersebut.

“Dari Polres Metro Jakarta Utara sudah mengamankan 42 orang dari dua TKP. Kemudian Polsek Tanjung Priok dan Polsek Cilincing mengamankan enam serta delapan orang. Lalu di Polres Metro Tanjung Priok juga mengamankan tujuh orang,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus baru-baru ini.

(pojoksatu)

Loading...

loading...

Feeds