Berantas Premanisme, Polresta Bandung Tingkatkan Pengawasan

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan

Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan

POJOKBANDUNG..com, SOREANG – Jajaran Polresta Bandung meningkatkan kegiatan pengamanan dan pengawasan hingga ke tingkat daerah guna mencegah aksi premanisme yang meresahkan dan merugikan masyarakat.


Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, upaya pengamanan dan pengawasan untuk mencegah tindakan premanisme telah sejak lama dilakukan.

Dengan adanya instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tentang pemberantasan aksi premanisme, Polresta Bandung akan meningkatkan upaya pemberantasan terhadap aksi yang meresahkan masyarakat.

“Dengan adanya instruksi Pak Presiden kepada Kapolri untuk lebih memberikan tindakan terhadap preman yang meresahkan, maka kita tinggal meningkatkan. Polresta dan jajaran Polsek sudah melakukan kegiatan itu,” ujar Hendra saat dihubungi RadarBandung, Minggu (13/6).

Menurut Hendra, aksi premanisme tergolong rendah di Kabupaten Bandung. Premanisme umumnya banyak terjadi dalam wilayah dengan jumlah penduduk yang cukup banyak.

“Berdasarkan pengalaman, itu yang paling banyak penduduknya, seperti Dayeuhkolot, Cileunyi, Majalaya, dan Margahayu. Di sana ada sebagian masyarakat yang tidak punya pekerjaan, karena itu mungkin ada yang menjadi preman dalam arti suka minta uang, memalak. Ini yang perlu kita antisipasi ke depannya,” tutur Hendra.

Kepada masyarakat, Hendra mengimbau tetap waspada, karena kejahatan bisa terjadi karena ada kesempatan.

Pihaknya sudah menyiapkan hotline khusus untuk masyarakat yang ingin mengadukan aksi premanisme.

“Kalau masyarakat menemukan, melihat dan mendengar aksi premanisme, itu bisa telepon langsung ke 110, bebas pulsa. Berikan data yang jelas, dimana posisinya, nanti petugas kepolisian akan datang,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meminta Kapolda dan Kapolres serius memberantas premanisme.

Jika perintah tidak dilaksanakan maksimal, maka ia tak segan-segan menegur langsung para Kapolda dan Kapolres.

Perintah memberantas premanisme merupakan bentuk respons atas atensi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah mendengar langsung keluhan masyarakat terutama para sopir truk yang kerap menjadi korban pungutan liar (pungli).

“Kalau belum action juga saya selaku Kapolri yang akan tegur, ini juga bagian dari program Harkamtibmas di program Presisi yang harus ditindaklanjuti seluruh anggota dan jajaran di lapangan,” katanya, Sabtu (12/6/2021).

(fik)

Loading...

loading...

Feeds