Usai Viral di Medsos, Remaja Aniaya Sopir Angkot Diamankan Polisi

EKSPOSE : Kapolsek Pameumpeuk, AKP Ivan Taufik saat memperlihatkan barang bukti aksi penganiayaan terhadap supir angkot. (Fikriya Zulfah/Radar Bandung)

EKSPOSE : Kapolsek Pameumpeuk, AKP Ivan Taufik saat memperlihatkan barang bukti aksi penganiayaan terhadap supir angkot. (Fikriya Zulfah/Radar Bandung)

POJOKBANDUNG.com, PAMEUNGPEUK – Jajaran Polsek Pameumpeuk Polresta Bandung menangkap seorang remaja berinisial LR, yang melakukan kekerasan terhadap seorang pengemudi kendaraan roda empat yang bernama Usup Sopian (38).


Aksi pemukulan tersebut terjadi di Kampung Leuwidulang Desa Rancamulya, Kecamatan Pamengpeuk, Kabupaten Bandung pada Minggu (6/6/2021) lalu dan kejadiannya berhasil terekam kamera dan videonya viral di media sosial.

Kapolsek Pameumpeuk, AKP Ivan Taufik menjelaskan kronologi aksi pemukulan tersebut, dimana awalnya korban sedang mengendarai kendaraan roda empat bersama keluarganya. Saat di TKP, ada pengendara sepeda motor di tengah jalan sehingga korban membunyikan klakson beberapa kali agar pengendara motor tersebut tidak menghalangi jalan.

“Setelah korban membunyikan klakson, pelaku merasa tidak terima dan langsung memarahi korban, sehingga korban turun dari mobilnya, lalu pelaku melakukan penganiayaan pada korban,” ungkap Ivan saat memberikan keterangannya di Mapolsek Pamengpeuk, Selasa (8/6/2021).

Menurut keterangan saksi, lanjut Ivan, setelah adu mulut, kemudian pelaku LR mengambil helm temannya dan memukulkan ke kaca kendaraan milik korban.

“Korban menghawatirkan pecah kaca kemudian membuka kaca, setelah adu mulut, pelaku memukul beberapa kali kepada korban,” kata Ivan.

Ivan mengungkapkan, pelaku LR terus mengejar korban, sehingga korban kembali berhenti dan turun dari kendaraan. Hingga pada akhirnya, ungkap Ivan, cekcok antara korban dan pelaku kembali terjadi dan kemudian dilerai oleh masyarakat sekitar.

“Pelaku melakukan penganiayaan kepada korban, dengan memukul wajah dan bibir korban,” jelas Ivan.

Korban melaporkan kepada Polsek Pameungpeuk pada Minggu (6/6/2021) Pukul 20.00 WIB. Setelah laporan tersebut, pihaknya langsung memberikan respon cepat dengan memerintahkan korban melakukan visum, kemudian dilakukan penyelidikan hingga pelaku bisa diamankan.

“Pelaku kooperatif dan menyerahkan diri ke Polsek Pameumpeuk. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku dipengaruhi minuman keras, sebelumnya pelaku dalam kondisi emosial karena hilang handphonenya,” tutur Ivan.

“Akibat perbuatannya, pelaku di jerat dengan Pasal 351 KUHP, dengan ancaman dua tahun delapan bulan penjara,” pungkasnya.

(fik/b)

Loading...

loading...

Feeds