3 Nama Calon Sekda Kabupaten Bandung Direkomendasikan ke Bupati

RADARBANDUNG.id, SOREANG – Tahapan akhir open bidding, tiga nama direkomendasikan kepada Bupati Bandung dan selanjutnya akan dipilih satu orang untuk menjabat Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Bandung definitif.


Tiga Calon Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung yang direkomendasikan Panitia Seleksi kepada Bupati Bandung, yaitu Akhmad Djohara, Asep Wahyu, dan Cakra Amiyana.

Hal tersebut berdasarkan Berita Acara Penetapan Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Nomor 820/24/PANSEL/2021 tanggal 8 Juni 2021.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Wawan A Ridwan mengatakan, mulai tahapan seleksi administrasi, asesmen, makalah hingga wawancara dikumulatifkan nilai dari para peserta seleksi terbuka Sekda Kabupaten Bandung.

Menurut Wawan, poin dari para peserta open bidding saling kejar-kejaran hingga pada akhirnya pansel memutuskan tiga nama.

“Nanti disampaikan ke Pak Bupati, kemudian nanti dipertimbangkan kira-kira siapa yang akan ditetapkan, satu dari tiga nama itu untuk menjadi sekretaris daerah definitif di Kabupaten Bandung. Selanjutnya akan diajukan ke pusat melalui provinsi,” ujar Wawan saat via telepon, Rabu (9/6).

Berdasarkan kewenangan, tugas pansel berhenti saat pengumuman tiga besar.

Selanjutnya berdasarkan regulasi, Bupati Bandung memiliki kewenangan untuk menetapkan satu nama yang akan dikirim ke pusat.

“Selanjutnya sesuai dengan surat izin dari Kemendagri akan dilakukan pelantikan, nah disitulah mulai sekda definitif dilantik dan ditetapkan,” ungkap Wawan.

Masa jabatan sekda definitif akan berlaku hingga orang tersebut pensiun. “Sampai usia yang bersangkutan memenuhi usia pensiun nanti. Pelantikan masih jauh, harus ada surat ijin dari Kemendagri untuk melantik,” kata Wawan.

Sebelumnya, Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengaku akan menggunakan diskresi atau kebebasan mengambil keputusan saat tiga besar seleksi terbuka dalam rangka pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama untuk jabatan sekretaris daerah (Sekda) Kabupaten Bandung.

“Sekda itu seperti kepalanya ASN, dan sekda itu sebenarnya dengan bupati melekat, jadi memang enggak boleh gegabah. Kalau sudah ada tiga nama, keputusan ada di saya,” ujar Dadang.

“Nah setelah tiga nama baru dilaporkan, nanti saya mengusulkan kepada KASN, setelah ada rekomendasi dari KASN baru kita mengusulkan untuk pelantikannya ke Mendagri,” pungkasnya.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds